Foto: Direktur RSU Puri Raharja Denpasar, dr Gede Bagus Darmayasa, MM, MRepro (Sumber: BB/drbagus)
Denpasar | barometerbali – Hari pencoblosan untuk perhelatan Pemilu 2024 “sudekat” alias sudah dekat, tinggal 3 hari lagi. Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja Denpasar, dr Gede Bagus Darmayasa, MM, MRepro mengimbau petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima. Tentunya, guna antisipasi tragedi tak diinginkan seperti pernah terjadi pada petugas KPPS dalam Pemilu 2019.
Dokter yang dikenal akrab dengan banyak tokoh di Bali dan dekat dengan kalangan awak media ini menekankan pentingnya hal ini diperhatikan dengan serius, mengingat pada Pemilu 2019 lalu, tercatat sejumlah 849 petugas KPPS gugur diduga akibat kelelahan selama menjalankan tugas.
“Jadi, supaya pemilu nanti hasilnya akurat, petugas atau penyelenggara pemilu harus sehat. Kita tahu pemilu tahun 2024 ini tinggal beberapa hari dan tugas mereka berat lho, bukan tanpa risiko,” ungkap dr Bagus yang juga mantan Direktur RSJ Bangli dan RS Bali Mandara ini kepada barometerbali.com, Minggu (11/2/24).
Aktivitas KPPS yang padat, tandas dokter yang pernah menjadi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali berpotensi memicu kelelahan baik secara fisik maupun mental. Sehingga, hal tersebut perlu diwaspadai.
“Karena begadang dan kelelahan biasanya berpengaruh ke jantung, gangguan liver atau ada juga kaitannya dengan penyakit bawaan seperti asma dan TBC,” imbuh dokter yang hobi bernyanyi ini.
Sehingga, dirinya menyebut diperlukan langkah-langkah preventif untuk menjaga keselamatan petugas KPPS dalam menjalankan tugas selama pemilu ini berlangsung.
“Jaga kesehatan, waspada kondisi tubuh, jangan begadang sebelum tugas, lakukan olahraga ringan, konsumsi vitamin, jaga pola makan dan ketahui riwayat sakit bawaan,” tutup dr Bagus. (213)
Editor: Ngurah Dibia











