Antrian BBM di Bali, Gubernur Koster Desak Pertamina Percepat Pasokan dan Distribusi

IMG-20261012-WA0064
ANTRIAN BBM - Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran PT Pertamina Patra Niaga di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026), membahas percepatan pasokan dan distribusi BBM di Bali, pada Senin (12/10/2026).(Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster meminta PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memperkuat pasokan dan mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Langkah ini dilakukan menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Permintaan tersebut disampaikan Koster saat memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi pasokan dan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax, yang dibutuhkan masyarakat.

Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan.

Dalam pertemuan tersebut, Koster menekankan pentingnya pengelolaan pasokan dan distribusi BBM secara ketat agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan situasi di lapangan segera kembali kondusif.

Berita Terkait:  HUT Ke-47 STT. Widya Dharma Banjar Sayan Meriah, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pendidikan dan SDM Unggul

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” tegas Koster.

Ia berharap Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk menormalkan kembali penyaluran BBM sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali, menyampaikan bahwa Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan. Upaya pemulihan pasokan juga dilakukan dengan mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Kedatangan kapal pengangkut tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan ketersediaan stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Berita Terkait:  BRIDA Tabanan Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Lomba Inovasi Jayaning Singasana 2026, 112 Proposal Lolos

Pertamina mencatat rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan dalam perencanaan pasokan dan penentuan prioritas distribusi agar kebutuhan SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis. Total muatan yang dijadwalkan mencapai 26.200 kL.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan jadwal kedatangan kapal tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM di Bali.

Berita Terkait:  Wakil Bupati Klungkung Pimpin Rapat PGRI, Minta Momentum HUT ke-81 Perkuat Solidaritas Guru

“Jadwal kedatangan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan BBM masyarakat Bali terpenuhi,” ujar Ahad dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal tersebut, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal menuju SPBU. Evaluasi kebutuhan dilakukan secara berkala dengan memperhatikan perkembangan stok serta tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” jelas pihak Pertamina.

Pemerintah Provinsi Bali berharap langkah percepatan pasokan dan distribusi tersebut dapat segera mengatasi antrean di SPBU. Ketersediaan BBM yang memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, kelancaran transportasi, serta menjaga kondusivitas Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI