Apresiasi Polres Gresik Bongkar Ilegal Gomatel Waspada Begal berkedok Debt Collector

IMG-20251219-WA0037
Foto: Andi Fajar Yulianto (Direktur YLBH Fajar Trilaksana). (barometerbali/redho)

Barometer Bali | Gresik – Sebuah apresiasi pada Polres Gresik dalam patroli sibernya telah responsip dan bergerak cepat membongkar praktik penyalahgunaan data pribadi melalui aplikasi ilegal Gomatel – Data R4 Telat Bayar yang beroperasi di wilayah Gresik. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menemukan sebanyak 1,7 juta data debitur di wilayah Kabupaten Gresik yang disebarluaskan tanpa izin. Seperti di rilis pada media beberapa hari yang lalu.(18/12/2025).

Aplikasi tersebut sebagai sarana menjual data pribadi dan digunakan oleh oknum debt collector ilegal bersama oknum pegawai leasing/pihak finance untuk mengakses data pribadi memburu debitur yang telah bayar, ini benar benar meresahkan masyarakat.

Kita ketahui bagaimana fitalnya Data Pribadi itu, karena data pribadi adalah informasi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang, seperti nama, alamat, tanggal lahir, nomor identitas, dan melalui Nomor Induk Kependudukan dengan aplikasi dan teknologi yang tersedia mampu mentraking sampai detail bahkan sampaii historis pribadi.

Berita Terkait:  Kejari Badung Terbitkan Legal Opinion Dugaan Penyalahgunaan Iuran BPJS PT DBK

Data yang bocor dan telah masuk aplikasi Gomatel, kemudian dijual pihak pada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oknum Debt Collektor main cegat dan intimidasi , ambil paksa kendaraan di jalan berikut dampaknya sering berpotensi timbulnya sebuah perbuatan melawan hukum secara insidentil dan bersifat seporadis hingga timbul korban jiwa karena sebuah aksi main hakim sendiri. Kami membenarkan statement Satreakrim Polres Gresik bahwa tindakan main cegat, intimidasi diikuti menarik kendaraan tidak lain ini merupakan jelas jelas “begal berkedok Debt Collector”

Kami harap temuan ini bisa ditindaklanjuti tidak terbatas pada penyalahgunaan Data pribadi untuk soal menarik kendaraan yang telat bayar, tapi ada yang juga lebih membuat masyarakat resah adalah penyalahgunaan data pribadi untuk berbagai motif “Pinjaman Online”.

Berita Terkait:  Bos LPK Dewi Baruna Buka Suara soal Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Karyawan dan Isu Perselingkuhan

Dan bahkan kinerjanya semi terotganisir dan juga tidak kalah rapi. Sehingga banyak pengaduan ke kantor kami tentang korban pinjaman online ini, padahal tidak merasa melakukan pinjaman dan berhubungan dengan lembaga keuangan atau lembaga pembiayaan apapun.

Oleh karenya masyarakat butuh penjaminan terhadap perlindungan data pribadi agar tidak disalahgunakan berbagai pencurian data, hacking, Phishing, penjualan data tanda ijin.

Setidaknya beberapa cara upaya untuk melindungi data pribadi:
1. Gunakan kata sandi yang kuat: Gunakan kata sandi yang unik dan sulit ditebak.
2. Aktifkan autentikasi PIN dua langkah untuk menambahkan lapisan keamanan.
3. Hati-hati dengan email dan link: Hati-hati dengan email dan link yang mencurigakan.
4. Perbarui perangkat lunak dengan memperrbarui perangkat lunak secara teratur untuk memastikan keamanan.
5. Batasi akses Batasi akses ke data pribadi hanya kepada pihak yang berwenang.
6. Hapus data yang tidak perlu Hapus untuk mengurangi risiko penyalahgunaan.

Berita Terkait:  Sopir Truk Kecelakaan Maut di Goa Gong Dituntut 4 Tahun, Kuasa Hukum Minta Terdakwa Dibebaskan

Di Indonesia bertalian perlindungan data pribadi diatur oleh Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Undang-undang ini mengatur tentang hak-hak individu terkait data pribadi, kewajiban pengendali data, dan sanksi tegas bagi pihak yang melanggar.

Maka kami turut menghimbau agar Masyarakat hati hati mempergunakan, mengeluarkan data pribadi. Apabila kedatangan seseorang dengan tujuan melakukan penagihan dalam hal pinjaman atau berbagai tanggungan maka wajib tanyakan dahulu tentang identitasnya dan surat tugasnya, jika perlu mintakan alamat dan nomor kantor mereka bekerja. Dan jika tidak dapat menunjukkan itu semua maka segera Laporkan pihak yang berwajib dikantor terdekat lokasi, atau langsung lapor kepada pihak yang berwenang, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) atau Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). (redho)

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI