Kolase foto: UKM GRADASI INSTIKI, UKM Lingkaran Film INSTIKI, dan UKM Himpunan Fotografer INSTIKI menggelar ARTSPIRASI 10 puncaknya berlangsung di Warung Mini Singapadu, Gianyar, berlangsung pada 28 Februari–1 Maret 2025. (barometerbali/rah)
Badung | barometerbali – Gelaran ARTSPIRASI 10 kembali membuktikan bahwa seni adalah wadah ekspresi tanpa batas. Diselenggarakan oleh UKM GRADASI INSTIKI, UKM Lingkaran Film INSTIKI, dan UKM Himpunan Fotografer INSTIKI, acara ini menjadi ajang bagi para insan kreatif untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam berbagai bidang seni.
Rangkaian ARTSPIRASI 10 diawali dengan aksi peduli lingkungan, yakni bersih-bersih Pantai Jerman pada 2 Februari 2025. Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, para mahasiswa, komunitas seni, serta masyarakat sekitar bahu-membahu membersihkan pantai. Aksi ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga pesan kuat bahwa seni dan kepedulian lingkungan dapat berjalan berdampingan.
Pada 22–23 Februari 2025, ARTSPIRASI 10 menghadirkan tiga Seminar Nasional dengan narasumber inspiratif. UKM GRADASI INSTIKI mengundang Dwymabim, seorang seniman mural, untuk berbagi wawasan tentang teknik mural dan kekuatannya sebagai media ekspresi. UKM Lingkaran Film INSTIKI menghadirkan Agung Jaya, videografer profesional, yang mengupas teknik sinematografi mulai dari pencahayaan hingga komposisi. Sementara itu, UKM Himpunan Fotografer INSTIKI menghadirkan Christian B Pratama, fotografer berpengalaman yang membagikan kiat menangkap momen terbaik melalui kamera.
Puncak ARTSPIRASI 10 berlangsung pada 28 Februari–1 Maret 2025 di Warung Mini Singapadu. Pameran seni menjadi daya tarik utama, menampilkan berbagai karya inovatif dari seniman muda. Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan berbagai aktivitas interaktif seperti mini games, live sablon, live mural, live e-sport, serta pertunjukan dari UKM kampus INSTIKI.
Sebagai penutup yang spektakuler, panggung ARTSPIRASI 10 dimeriahkan oleh deretan band dengan genre alternative, rock, hingga punk. Ironhead, Blaze, NatterJack, JANGAR, dan musisi lainnya berhasil mengguncang malam puncak dengan penampilan penuh energi.
Melalui ARTSPIRASI 10, seni kembali membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar estetika—ia adalah sarana ekspresi, kolaborasi, dan bahkan kepedulian terhadap lingkungan.











