Unggahan Struktur “GRIB” Bali Picu Polemik, Gubernur Tegaskan tak Terlibat

InCollage_20250507_143333963_eiqM5PTa65
Foto: Akun bernama Global Dewata menampilkan struktur organisasi dari kelompok yang mengatasnamakan diri "GRIB Jaya Bali". (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Jagat media sosial Bali kembali dihebohkan dengan unggahan mencurigakan dari akun Global Dewata yang menampilkan struktur organisasi kelompok bernama “GRIB” Bali. Yang mengejutkan, jabatan strategis seperti Gubernur, Pangdam, dan Kapolda tercantum sebagai Dewan Pembina—namun tanpa mencantumkan nama lengkap, berbeda dengan posisi lain yang ditulis secara terang.

Berita Terkait:  Perbedaan Dampak Tsunami Aceh 2004 dan Banjir Bandang Aceh 2025

Tindakan ini memicu sorotan publik. Banyak yang menilai ini sebagai upaya pencatutan untuk memberi kesan legitimasi. Padahal, mencantumkan pejabat tinggi negara dalam struktur organisasi non-pemerintah tanpa izin merupakan pelanggaran etika dan bisa berimplikasi hukum, terutama jika organisasi tersebut tidak jelas statusnya.

Juru Bicara Gubernur Bali, I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati alias Gus Wawan, membantah keras keterlibatan Gubernur Wayan Koster. “Kami pastikan Gubernur tidak terlibat. Ini adalah pencatutan jabatan, dan kami sedang menyiapkan langkah hukum,” tegasnya di Denpasar, Selasa (7/5).

Berita Terkait:  Haluan Pembangunan 100 Tahun Bali Era Baru Resmi Dimulai, Gubernur Koster: Ini Pondasi Masa Depan Bali hingga 2125

Ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya pada informasi dari media sosial tanpa konfirmasi resmi. “Publik harus lebih kritis dan tidak terprovokasi. Ini berpotensi menimbulkan kegaduhan dan mengganggu ketertiban,” lanjutnya.

Pemprov Bali juga menegaskan komitmen menjaga stabilitas melalui sinergi dengan pecalang dan program keamanan adat SIPANDUBERADAT. Aparat desa dan masyarakat diminta tetap waspada terhadap provokasi dan disinformasi.

Berita Terkait:  Diduga B*n*h D*ri, Pemuda Ini Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Tukad Bangkung

“Bali bukan tempat untuk adu domba atau eksperimen politik yang merusak,” pungkas Gus Wawan. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI