Foto: Disaksikan Gubernur Bali Wayan Koster (tengah), Bupati Tabanan Komang Sanjaya (kiri) menyerahkan kenang-kenangan kepada Kajati Bali Ketut Sumedana (kanan) dalam acara peresmian Bale Sabha Adhyaksa di Gedung Kesenian Ketut Marya, Tabanan, Rabu (26/3/2025). (barometerbali/rah)
Tabanan | Barometer Bali – Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, menghadiri peresmian Bale Sabha Adhyaksa di 133 desa se-Kabupaten Tabanan yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Rabu (26/3/2025). Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Ketut Sumedana, serta jajaran Forkopimda, pejabat daerah lainnya dan bandesa adat se-Kabupaten Tabanan.
Kajati Bali, Ketut Sumedana, menjelaskan bahwa program ini berakar dari konsep restorative justice, yang telah ia tuangkan dalam bukunya sejak 2018. “Program ini bertujuan mendampingi aparatur desa dalam pembangunan agar tidak ada kebocoran anggaran, memberikan penyuluhan hukum, serta menyediakan tempat penyelesaian konflik agar tercipta kehidupan desa yang damai dan harmonis,” ungkapnya.
Gubernur Bali, Wayan Koster, mengapresiasi inisiatif ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta instansi vertikal demi membangun Bali secara berkelanjutan. “Langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelesaikan permasalahan hukum di desa,” tandasnya.
Bupati Sanjaya turut menyambut baik peresmian ini, mengingat program Griya Restorative Justice telah lebih dulu berjalan di Tabanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan Bale Sabha Adhyaksa sebagai sarana penyelesaian konflik secara damai.
“Peran tokoh adat, masyarakat, dan aparatur desa sangat penting agar masalah bisa diselesaikan tanpa harus menempuh jalur hukum formal yang berpotensi merugikan semua pihak,” katanya.
Dengan hadirnya Bale Sabha Adhyaksa di seluruh desa Tabanan, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum dan aktif menjaga ketertiban.
“Semoga ini menjadi langkah maju dalam menciptakan desa yang harmonis dan berkeadilan,” tutup Bupati Sanjaya. (rah)











