Bali Optimis Capai 6,5 Juta Wisman di 2025, Ini Langkah Strategisnya

Foto : Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, pada Selasa (21/1/2025). (barometerbali/rian)

Denpasar I barometerbali  – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada tahun 2025 mencapai 6,5 juta orang. 

Target ini ditetapkan dengan batas bawah 6 juta wisman dan batas atas 6,5 juta wisman. Sementara untuk wisatawan domestik, targetnya adalah 10 juta hingga 10,5 juta orang.

“Target ini realistis dengan catatan kita mampu menambah penerbangan langsung (direct flight) dan melakukan promosi kolektif di berbagai event internasional,” kata Tjok Bagus Pemayun di Bali Tourism Media Center, Renon, Denpasar, Selasa, 21 Januari 2025.

Berita Terkait:  Sekda Dewa Indra Terima Opini Ombudsman RI atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025

Menurutnya, penerbangan langsung menjadi kunci utama pencapaian target, karena mayoritas wisatawan yang tiba di Bali berasal dari penerbangan internasional langsung. 

Namun, ia menyoroti masih banyaknya wisatawan yang tiba melalui jalur lain, seperti Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan jalur darat melalui Pelabuhan Gilimanuk.

“Saat ini, wisatawan yang datang lewat Bandara Ngurah Rai sudah mencapai 6,3 juta orang. Namun, jika dihitung secara keseluruhan, termasuk yang transit lewat Jakarta, saya yakin total kunjungan bisa mencapai 7 juta orang,” tambahnya.

Berita Terkait:  Objek Wisata Elephant Safari Park Bali: Tempat Wisata Edukatif dan Seru untuk Keluarga

Untuk mewujudkan target tersebut, Bali akan meningkatkan promosi pariwisata melalui partisipasi dalam event internasional serta memanfaatkan event lokal sebagai daya tarik utama. 

Selain itu ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali menargetkan sembilan festival unggulan masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Festival-festival tersebut meliputi Semarak Pandawa, Penglipuran Village Festival, Festival Semarapura, Nusa Penida Festival, Ubud Open Studios, Jatiluwih Festival, Pemuteran Bay Festival, Lovina Festival, dan Pesta Kesenian Bali.

“Harapannya, semua festival ini dapat lolos tahap kurasi dan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan mancanegara,” ujar Tjok Bagus Pemayun.

Berita Terkait:  Diduga Korban Mutilasi di Ketewel WN Ukraina, Polda Bali Tegaskan Tak Berspekulasi

Sementara itu, Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, menyebutkan bahwa target 6,5 juta wisman sangat realistis, mengingat angka 6,3 juta wisman telah tercapai pada tahun 2024.

“Bali memiliki kontribusi besar terhadap target nasional, yakni 16 juta wisman. Strategi promosi harus diperkuat, termasuk memastikan event-event lokal tercatat secara terperinci, mulai dari jumlah peserta hingga transaksi yang dihasilkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) untuk menjual paket-paket wisata berbasis event kepada calon wisatawan internasional. (rian/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI