Bali Peduli Sumatera, Jurnalis dan Musisi Gelar Aksi Penggalangan Dana di CFD Renon

IMG_20251208_203110
Musisi Joni Agung saat tampil dalam aksi penggalangan dana untuk korban banjir Sumerta di CFD Renon, pada Minggu (7/11/2025) (Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) bersama mahasiswa, dan musisi reggae Bali Joni Agung menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatra di kawasan Car Free Day (CFD), sisi timur Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Minggu pagi (7/12). Kegiatan dilakukan melalui dialog dan aksi ngamen yang menarik perhatian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, musisi reggae Joni Agung tampil membawakan sebelas lagu, termasuk salah satu hits miliknya, Ngalih Liang. Ia menghibur warga dari pukul 07.00 hingga 10.00 sembari berdialog dan mengajak masyarakat peduli terhadap sesama. Selain Joni Agung, mahasiswa perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga turut ikut dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Berita Terkait:  Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil di Depan SPBU Bandara Ngurah Rai

Joni Agung mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial ini. Pria bernama asli Anak Agung Junni Antara itu memang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

“Kami punya yayasan Temanmu. Hal-hal seperti ini sering kami lakukan, saling support. Senang sekali diajak gabung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Joni Agung juga membawakan dua single terbarunya berjudul Sakit Hati dan Melali ke Pantai. Ia menegaskan tampil tanpa bayaran sebagai bentuk tanggung jawab sosial seorang musisi.

Berita Terkait:  Pansus TRAP Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan WBD Subak Jatiluwih dan Sejahterakan Petani

“Dalam diri sebagai musisi ada CSR. Selain secara pribadi, band kami kalau terlibat konser dapat berapa puluh juta ya disumbangkan. Ngaben massal, perbaikan pura, kami pernah bantu,” jelas musisi asal Sanur itu.

Dirinya berharap bencana alam yang terjadi dapat menjadi pengingat agar manusia terus menjaga alam.
“Pohon terus ditanam, jangan hanya ditebang. Masyarakat dan musisi seperti saya jangan takut bersuara. Sama-sama menjaga. Harus bersuara soal kerusakan. Mudah-mudahan pemerintah cepat menangani teman-teman yang terisolasi, saya baca di berita,” tegasnya.

Koordinator Lapangan Aksi Sosial Bali Peduli Sumatera, Tri Widiyanti, menjelaskan bahwa aksi ngamen tersebut lahir dari ide spontan karena rasa prihatin terhadap kondisi warga Sumatera yang terdampak banjir dan belum sepenuhnya mendapat bantuan.
“Ini aksi spontanitas dari kami SJB dan kebetulan direspons cepat oleh Bli Joni Agung. Beliau antusias menyambut ide ini dan mau ngamen tanpa dibayar. Kami berharap aksi ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sempat Hilang Nelayan di Buleleng Ditemukan Selamat Setelah Terombang-Ambing Akibat Mesin Rusak

Hasil penggalangan dana dari aksi Bali Peduli Sumatera kali ini disalurkan kepada AJI Medan dan Lazizmu untuk diteruskan kepada para korban banjir. ***

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI