Bandara Ngurah Rai Antisipasi Peningkatan Status Mpox

Ket foto: Ilustrasi seseorang yang terpapar Mpox atau cacar monyet. (Sumber: barometerbali/alodokter)

Badung | barometerbali – Terkait dengan peningkatan status Mpox sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKM-MD) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Bandara I Gusti Ngurah Rai senantiasa berkoordinasi dengan intensif dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran Mpox di Pulau Bali. Saat ini terdapat tiga unit Thermal Scanner yang ditempatkan pada area kedatangan internasional yang menjadi titik fokus pencegahan penyebaran Mpox.

Kemudian, jika terdapat penumpang yang terindikasi terjangkit Mpox di Bandara I Gusti Ngurah Rai, maka petugas bandara akan menyerahkan kepada pihak BBKK Denpasar untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Penumpang yang terindikasi Mpox akan diisolasi terlebih dahulu di ruang klinik BBKK Terminal Internasional, sebelum diperiksa lebih lanjut ke rumah sakit rujukan.

Berita Terkait:  DPRD Bali Soroti Pengawasan WNA Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Hingga hari ini (Rabu, 21 Agustus 2024) belum ditemukan indikasi adanya penumpang yang terjangkit Mpox di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Mpox disebut juga cacar monyet adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet pada sejumlah hewan, termasuk manusia. Gejalanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyari otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan bahwa terdapat 88 kasus cacar monyet (Mpox) di Indonesia berdasarkan data terbaru yang dikonfirmasi per Sabtu (17/8/2024). Plh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Yudhi Pramono mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 87 kasus telah dinyatakan sembuh.

Tren mingguan kasus konfirmasi Mpox di Indonesia dari tahun 2022 hingga 2024, periode dengan kasus terbanyak terjadi pada Oktober 2023.

Berita Terkait:  Aksi Konten Dewasa Pakai Atribut Ojol, Dua WNA Terancam 10 Tahun Penjara

Ia menerangkan, 88 kasus Mpox di Indonesia tersebar di Jakarta dengan 59 kasus, Jawa Barat 13, Banten 9, Jawa Timur 3, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 3, dan di Kepulauan Riau (Kepri) 1.

Yudhi mengatakan sebanyak 54 dari 88 kasus itu memenuhi kriteria untuk Whole Genome Sequencing (WGS) guna mengetahui varian virus Mpox. Dalam kesempatan itu dia menjelaskan bahwa terdapat dua Clade Monkeypox (Mpox) virus, yakni Clade I berasal dari Afrika Tengah (Congo Basin) dengan subclade 1a

Menurutnya, subclade 1a ini memiliki angka fatalitas (CFR) lebih tinggi daripada clade lain dan ditularkan melalui beberapa mode transmisi. Sementara itu, subclade 1b ditularkan sebagian besar dari kontak seksual dengan CFR 11 persen. Berbeda dengan Clade I, ia mengatakan bahwa Clade II berasal dari di Afrika Barat dengan subclade IIa dan IIb dengan CFR 3,6 persen.

Berita Terkait:  Perkuat Layanan Kedaruratan, RSUD Singasana Kini Miliki Ambulans Senilai Rp301 Juta dari Program CSR BPD

Clade II memiliki CFR rendah dengan kasus sebagian besar berasal dari kontak seksual pada saat wabah pada 2022.

Untuk diketahui bahwa penyakit ini menular melalui kontak langsung dengan ruam bernanah di kulit, termasuk saat berhubungan seksual. Yudhi menyebut bahwa hubungan seksual antara sesama lelaki berisiko besar menularkan penyakit ini. Ia kemudian mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker medis, jika merasa tidak sehat. Jika muncul gejala, seperti ruam bernanah atau keropeng pada kulit, segera periksa ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat.

Kemenkes telah melakukan sejumlah upaya pencegahan, antara lain surveilans di seluruh fasilitas kesehatan, melakukan penyelidikan epidemiologi bersama komunitas dan mitra HIV/AIDS, menetapkan 12 laboratorium rujukan secara nasional untuk pemeriksaan Mpox, serta melakukan pemeriksaan WGS. (213)

Editor: Sintya

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI