Barometer Bali | Denpasar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengadakan kegiatan Jumat Sehat sebagai upaya konsolidasi demokrasi. Kegiatan dilaksanakan di Gianyar Area Mini Soccer, Jumat (20/2/2026).
Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi instruksi Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2006 tentang Penguatan Demokrasi.
Bawaslu Bali, kata Agus Suguna, memilih olahraga sebagai kegiatan sosialisasi penguatan demokrasi. Media juga dilibatkan dalam aksi perdana ini.
“Melalui olahraga ini kita sinergikan dengan teman-teman semua sehingga bagaimana kita memberikan penguatan kelembagaan kita sehingga dapat terlaksanalah dengan baik dan Bawaslu mampu untuk menjaga kepercayaan daripada masyarakat,” ungkap Agus Suguna.
Ia menerangkan, Jumat Sehati akan menjadi sarana penguatan demokrasi termasuk sosialisasi bagi pemilih pemula. Ia juga tak menampik kemungkinan bakal menggelar kegiatan serupa di sekolah-sekolah.
“Jadi kita telah memberikan edukasi juga penguatan kelembagaan kepada pelajar-pelajar, adik-adik SMP dan SMA, begitu juga dengan adik-adik mahasiswa nantinya yang sudah memiliki hak pilih dan adik-adik SMP dan SMA yang akan memberikan hak pilih mungkin pertama kalinya untuk pemilu di tahun 2029,” katanya.
Selain olahraga, Bawaslu Bali juga menggodok wacana sosialisasi demokrasi dan kepemiluan berdasarkan kearifan lokal, misalnya pembuatan ogoh-ogoh.
“Sebelum pelaksanaan Nyepi ini apakah kita nanti akan melibatkan teman-teman sekaa truna yang sedang aktif untuk mempersiapkan acara pengerupukan, di sana kita akan memberikan edukasi dan penguatan demokrasi,” pungkasnya (rian)










