Barometer Bali | Denpasar — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan pengawasan intensif terhadap keamanan pangan di area kuliner Denpasar Festival (Denfest) 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala BBPOM Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, bersama tim Operasional Laboratorium Keliling, dengan dukungan penuh panitia kuliner serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Dewa Made Agung.
Dalam pengawasan tersebut, petugas melakukan sampling dan pengujian terhadap 36 sampel makanan dan minuman siap saji yang dijajakan pedagang. Beragam menu diuji, mulai dari sate cumi, sate ikan marlin, kerupuk ikan tuna dan salmon, bumbu rujak, bakso, batagor, tahu, aneka jajan Bali, burger, ikan asin, hingga teri gorengan.
“Hasil pengujian cepat menggunakan rapid test kit menunjukkan seluruh makanan yang dijual di area kuliner Denpasar Festival memenuhi syarat keamanan pangan. Tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” jelas Aryapatni.
Meski demikian, BPOM tetap mengingatkan para pedagang agar konsisten menerapkan higiene dan sanitasi, seperti menggunakan celemek, penutup kepala, sarung tangan, serta menutup makanan agar terhindar dari kontaminasi fisik, kimia, maupun biologis.
“Bukan pangan bila tidak aman. Keamanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar menegaskan bahwa seluruh pedagang telah melewati proses seleksi dan kurasi ketat.
“Selain itu, para pelaku usaha kuliner juga telah dibekali pemahaman terkait keamanan pangan secara langsung oleh Kepala BBPOM Denpasar pada technical meeting yang digelar 15 Desember 2025,” sebutnya.
Dengan hasil tersebut, masyarakat Denpasar dan sekitarnya diimbau tidak ragu menikmati sajian kuliner Denfest 2025 karena keamanannya terjamin. (red)











