Bendesa Adat se-Denpasar Tawarkan Hummer Mill Atasi Sampah Organik di Denpasar

IMG-20250810-WA0019_3rIqwEvC5S
Foto : Pelaksanaan Parum Bendesa Adat se-Kota Denpasar di Muara Adventure, Kesiman beberapa waktu lalu. (barometerbali/ags/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Dalam upaya mengatasi masalah sampah organik di Kota Denpasar, Bendesa Adat se-Denpasar menawarkan solusi inovatif dengan menggunakan teknologi Hummer Mill. Teknologi ini dapat mengolah sampah organik menjadi tepung dengan volume 27 kali lebih kecil dari sebelumnya, sehingga memudahkan pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Demikian terungkap saat pelaksanaan Parum Bendesa Adat se-Kota Denpasar di Muara Adventure, Kesiman beberapa waktu lalu.

Pamucuk Paruman Bendesa Kota Denpasar, AA. Ketut Wirya yang juga selaku Bendesa Adat Kepaon menjelaskan, teknologi Hummer Mill ini sangat efektif dalam mengurangi volume sampah organik dan meningkatkan kemampuan penguraian menjadi kompos.

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Pimpin Aksi Bersih Pantai di Watu Klotok

“Dengan Hummer Mill, kita dapat mengolah sampah organik menjadi tepung yang dapat digunakan untuk mengembalikan kesuburan tanah,” ujarnya.

Bendesa Adat Penatih, I Wayan Ekayana, selaku inisiator inovasi ini menambahkan bahwa teknologi ini juga dapat dilakukan oleh Desa Adat, Banjar, dan kelompok masyarakat.

“Kita dapat mengolah sampah organik menjadi tepung yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga mengurangi beban sampah di TPA,” katanya.

Berita Terkait:  Bupati Satria Serahkan Bantuan Sembako Warga Terdampak Abrasi di Pantai Monggalan Kusamba

Anggota Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhanedra Jaya, yang juga selaku Bendesa Adat Penatih Puri, mendukung penuh inisiatif Bendesa Adat se-Denpasar dalam mengatasi masalah sampah organik di Kota Denpasar.

“Kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah sampah di Kota Denpasar, dan teknologi Hummer Mill ini dapat menjadi salah satu solusi yang efektif,” ujarnya.

Berita Terkait:  Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung Siap Gelar Kejurda Akuatik Indonesia Provinsi Bali Tahun 2026

Dengan implementasi teknologi Hummer Mill, diharapkan masalah sampah organik di Kota Denpasar dapat terpecahkan dan kesuburan tanah dapat dikembalikan. Bendesa Adat se-Denpasar berharap bahwa Pemerintah Kota Denpasar dapat mendukung penuh inisiatif ini dengan pengadaan lahan, penganggaran, dan pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan. (ags/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI