Berhasil Kembangkan Potensi Lebah Hutan, 2 Siswa SMKN 2 Negara Berhasil Toreh Prestasi Nasional

Foto: I Komang Mahardika dan Ni Komang Tri Wiguna Wati berhasil meraih medali emas pada kompetisi bergengsi nasional. (BB/212)

Jembrana | barometerbali – Dua orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Negara, I Komang Mahardika dan Ni Komang Tri Wiguna Wati berhasil meraih medali emas pada kompetisi bergengsi nasional, Festival Inovasi dan Kewirausahaan (FIKSI) di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatannya Kepala SMK Negeri 2 Negara, Ketut Suartika mengatakan, kedua siswa program keahlian agribisnis produksi tanaman tersebut berhasil menoreh prestasi, melalui keahlian mereka tentang budidaya lebah yang menghasilkan madu lokal Bali, melalui teknik pengolahannya dan pemasaran terpadu secara mandiri.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dorong Sinergi Riset Perguruan Tinggi di Bali untuk Pembangunan Daerah

“Berkat pengalaman mereka memanfaatkan koloni lebah hutan dibudidayakan secara mandiri sehingga mampu menghasilkan produk berupa madu lokal. Produk ini mereka pasarkan secara mandiri dan hal ini yang berhasil menarik perhatian juri lomba, beberapa pihak juga berkeinginan untuk berinvestasi dari inovasi mereka (siswa SMKN 2 berprestasi, red) ini,” ungkap Ketut Suartika kepada awak media, Sabtu (7/10/2023).

Berita Terkait:  Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127: Akselerasi Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Desa

Ketut Suartika juga mengungkapkan, rasa syukur dan bangga atas prestasi yang di raih kedua siswa tersebut dan mengatakan tetap akan memfasilitasi bagi siswa/siswi untuk maju dalam kegiatan lomba-lomba lainnya, baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Sementara itu, Komang Mahardika dan Wiguna Wati menyampaikan, dalam ajang kompetisi tersebut banyak hal mereka peroleh seperti, pengalaman bertanding, ilmu tentang budidaya, hingga pengolahan madu asli. Mereka mengataka, dari torehan prestasi tersebut, juga banyak pihak yang berkeinginan memberikan dukungan material untuk pengembangan usaha kedepannya.

Berita Terkait:  Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat: Menembus Batas Keterbatasan Fiskal, Hadirkan 20 Capaian Strategis untuk Rakyat

“Sebenarnya, dari pengalaman kami membudidayakan Lebah lokal tidak mudah. Terutama untuk mendapatkan koloni baru yang habitatya masih hidup liar, untuk itu diperlukan pengetahuan dan pengalaman khusus agar koloni baru dapat ditangkap dan dibudidayakan secara mandiri,” ucap Mahardika.

Mereka juga menambahkan, dari rasa kecintaannya terhadap lebah, untuk saat ini mereka baru mampu membudidayakan sebanyak 15 kotak koloni baru, direncanakan akan terus mengembangkannya sehingga keberadaan koloni lebah lokal ini juga tidak punah. (BB/212)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI