Seorang Bayi termasuk Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut di Kota Batu

Foto: Bus Sakhindra Trans diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah pengendara jalan di sekitar Batu Town Square, Kota Batu, Malang, Jawa Timur Rabu (8/1/2025) malam. (barometerbali/redho)

Malang | barometerbali – Sebuah bus travel Sakhindra Trans bernomor polisi DK 7942 GB diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan secara beruntun menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di sekitar Batu Town Square, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Rabu (8/1/2025) malam.

Bus tersebut melaju tanpa kendali dari arah Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Batu, sekitar pukul 19.29 WIB.

Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, satu di antaranya bayi 20 bulan. Kendaraan baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon di depan SMPN 3 Batu.

Berita Terkait:  Kematian Massal Mangrove di Tahura Akibat Cemaran BBM, Peneliti Unud Desak Investigasi Forensik

“Bus ini berasal dari Bali dan sedang dalam perjalanan kembali ke sana,” kata Nadin, seorang saksi mata.

Informasi yang didapat menyebutkan bahwa bus tersebut membawa 43 penumpang, yaitu rombongan wisata dari SMK TI Bali Global, Badung, Bali yang telah berada di Kota Batu selama lima hari usai melakukan Kunjungan Industri di wilayah, Yogyakarta, Salatiga, dan terakhir di Malang.

Salah satu korban, Imam Rosyadi (36), pemilik mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi N 1764 HD, menjelaskan bahwa mobilnya sedang diparkir di tepi Jalan Imam Bonjol ketika tertabrak.

“Saya saat itu sedang mengantar anak ke klinik mata,” ucapnya.

Berita Terkait:  Gubernur Koster : Pemerintah Wajib Fasilitasi Kebutuhan Sulinggih demi Jaga Budaya Bali

Dari peristiwa ini, empat orang dilaporkan meninggal dunia. 

Satu korban dibawa ke Rumah Sakit Karsa Husada Batu, sementara tiga lainnya dirawat di Rumah Sakit Hasta Brata Batu.

Foto: Kecelakaan bus maut di sekitar Batu Town Square pada Rabu (8/1/2025) malam. (barometerbali/redho)

Daftar Korban Meninggal dan Luka

Berikut daftar korban kecelakaan beserta informasi usia, asal, dan kondisi mereka yang dirawat di Rumah Sakit Hasta Brata (RSHB) dan Rumah Sakit Karsa Husada (RSKH): 

Korban di Rumah Sakit Hasta Brata (RSHB):

1. Mustofa Ahman, 20 tahun – Temas

2. Muhammad Syafiudin, 30 tahun – Jember

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

3. Sugiarti, 60 tahun – Dinoyo

4. Moch Bayu, 39 tahun – Lowokwaru

5. Prasasti Nur, 23 tahun – Malang

6. Tino Trisula, 32 tahun – Batu

7. Anis – Jember (meninggal dunia)

8. Mr. X (meninggal dunia)

9. Agus – Batu (meninggal dunia)

10. Bambang Eko, 50 tahun – Batu

11. Rasminanto, 72 tahun – Batu

12. Beril, 1 tahun – Batu

Korban di Rumah Sakit Karsa Husada (RSKH):

Bayi S, 20 bulan – Jember (meninggal dunia)

Korban yang meninggal dunia tercatat empat orang, sementara lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di dua rumah sakit tersebut.

Reporter: Redho

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI