Berkat Perjuangan tanpa Lelah Koster! Nusa Penida Resmi jadi Proyek Prioritas Nasional

Screenshot_20250427_140725_InCollage - Collage Maker
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan objek wisata Kelingking Beach di Nusa Penida (barometerbali/red)

Barometerbali.com | Denpasar – Berkat perjuangan tanpa lelah Gubernur Bali Wayan Koster, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pulau Nusa Penida, permata tersembunyi Bali, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Penataan kawasan Nusa Penida akhirnya resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Selama puluhan tahun, Nusa Penida dikenal dengan keindahan alamnya, namun tertinggal dalam pembangunan. Infrastruktur yang rusak, akses air bersih terbatas, hingga fasilitas umum yang minim menjadi potret keseharian warga. Pulau ini seolah menjadi anak tiri di tengah gemerlap pariwisata Bali.

Berita Terkait:  Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika, OHD dan KTB di Kajari Denpasar

Namun kini, babak baru dimulai. Dengan lobi kuat dan komitmen tinggi, Wayan Koster berhasil membuka mata pemerintah pusat. Penataan besar-besaran Nusa Penida tak lagi sekadar wacana.

Mulai dari perbaikan jalan, penyediaan sarana transportasi laut, pengembangan pariwisata berbasis budaya dan lingkungan, hingga pembangunan fasilitas umum, semua dipastikan masuk program prioritas nasional.

“Ini perjuangan untuk mengakhiri ketimpangan pembangunan di Bali. Nusa Penida harus maju bersama daratan Bali. Tidak boleh ada lagi kesenjangan,” tegas Koster di Denpasar, Jumat (26/4/2025).

Berita Terkait:  Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

Penataan kawasan Nusa Penida kini disandingkan dengan proyek-proyek prestisius lain, seperti pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi, Bandara Bali Utara, dan revitalisasi Taman Nasional Bali Barat. Ini menandakan betapa strategisnya posisi Nusa Penida dalam visi pembangunan Bali ke depan.

Masuknya Nusa Penida dalam RPJMN 2025–2029 bukan hanya soal pembangunan fisik. Ini adalah kesempatan emas untuk membangkitkan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan yang selama ini menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Berita Terkait:  Ny Putri Koster Saksikan Drama Blanjong, Menghidupkan Kembali Jejak Sejarah Bali

Presiden bahkan menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar menjabarkan proyek ini dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing, memastikan eksekusi cepat dan terarah.

Kini, Nusa Penida bukan lagi sekadar latar belakang foto para wisatawan. Dengan perjuangan Koster, pulau indah ini bersiap menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Bali, sebuah mimpi lama masyarakat Klungkung yang akhirnya mulai menjadi nyata. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI