Foto: GM PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho (tengah) didampingi Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) UID Bali Mustafrizal (kiri) dan Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali Hamidi Hamid (kanan) serta MC Anom Silaparta (berdiri) saat temu media di Denpasar, Selasa (24/12/2024). (barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Memimpin di tempat baru, General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho menyebutkan ada tiga permasalahan mendesak yang mesti diselesaikan segera yakni menjaga keamanan kelistrikan, mengoptimalkan charging station untuk kendaraan listrik dan pemberian diskon. Hal itu terungkap saat temu media sekaligus perkenalan GM baru PLN UID Bali di Denpasar, Selasa (24/12/2024).
“Pertama mengamankan kelistrikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Khusus untuk Bali, Nataru menjadi momen bagi wisatawan berkunjung ke Bali. Karena itu, kebutuhan listriknya tentu harus kami pastikan aman. Selain untuk wisatawan, kebutuhan listrik untuk masyarakat Bali pun harus aman,” ungkap Eric didampingi Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) UID Bali Mustafrizal dan Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali Hamidi Hamid.
Selain itu juga guna mengantisipasi gangguan listrik akibat hujan dan cuaca buruk Eric telah menyiapkan sejumlah strategi demi keandalan kelistrikan di Bali yang merupakan barometer pariwisata dunia.
“Tugas mendesak kedua berupa menggalakkan penggunaan kendaraan listrik baik untuk mobil maupun motor,” sebutnya.
Program ini sejalan dengan kebijakan Presiden dalam rangka menekan polusi serta menjaga lingkungan tetap bersih.
Untuk ini, pihaknya menyiapkan SPKLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) dalam jumlah yang cukup.
“Kami meminta masyarakat termasuk wisatawan tidak ragu-ragu dalam menggunakan kendaraan listrik. SPKLU sudah tersedia secara merata di wilayah Bali,” tandas Eric.
Tugas ketiga berupa pemberian diskon pembayaran listrik 50 persen terkait penerapan PPN 12 persen yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025 mendatang.
Eric menyatakan masih menunggu aturan termasuk memastikan pelanggan mana saja yang memperolehnya.
Namun secara umum, dia menyatakan, pelanggan baik pascabayar maupun prabayar akan mendapatkan diskon tarif 50 persen.
“Jika prabayar, pelanggan membeli pulsa listrik Rp100.000, cukup membayar Rp50.000. Demikian juga untuk pelanggan pascabayar. Jika membayar Rp300.000 sebulan, pelanggan cukup membayar Rp150.000 saja,” urainya.
Secara resmi, Eric Rossi Priyo Nugroho menjabat kursi GM di PLN UID Bali sejak 1 Desember 2024. Sebelum menduduki posisi GM di PLN UID Bali, ia sudah bertugas di beberapa daerah di Indonesia seperti di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta Pusat. (213)
Editor: Ngurah Dibia











