Bikin Berat Badan Mudah Turun, Ini 5 Alasan Orang Diet Disarankan Banyak Makan Serat dan Protein

BARO JUNI F 14
Ilustrasi makanan tinggi serat yang dapat membantu membakar lemak, menurunkan berat badan, dan menyehatkan usus. (barometerbali/dok.freepik)

Barometerbali.com | Denpasar – Protein dan serat merupakan kombo yang cocok untuk orang yang sedang diet penurunan berat badan.

Keduanya merupakan nutrisi menyehatkan yang dapat mendukung upaya penurunan berat badan.

Protein meningkatkan rasa kenyang dan mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan.

Asupan serat yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan penurunan berat badan.

Ini sebabnya orang yang sedang diet disarankan menambah porsi protein dan serat.

Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini uraian lengkapnya.

1. Mengenyangkan

Makan serat membuat pencernaan berjalan lebih lambat.

Berita Terkait:  Coba Praktekkan! Ini 7 Cara Efektif Mengatasi Kebiasaan Makan Berlebihan

Serat yang ditemukan dalam makanan dapat menyerap air dan mengembang.

Ia membentuk semacam gel di dalam lambung dan menghasilkan rasa kenyang lebih lama.

Demikian pula dengan protein.

Protein menstimulasi hormon usus anoreksigenik dan menyebabkan rasa kenyang subjektif lebih lama daripada karbohidrat atau lemak.

Dampaknya, makan menu tinggi protein seringkali mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

2. Mengurangi kepadatan energi

Makanan kaya serat lebih mengenyangkan dan padat nutrisi, tetapi lebih rendah kalori per piring.

Berita Terkait:  Bahaya! Jangan Memasukkan 9 Barang Ini ke Dalam Oven

Artinya, serat dalam porsi yang sama bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dibanding makanan lain.

3. Menjaga massa otot

Ada risiko penurunan massa otot selama diet penurunan berat badan.

Kabar baiknya, menambah asupan protein dapat membantu mempertahankan massa otot.

Hal ini dapat dicapai terutama bila dikombinasikan dengan latihan ketahanan.

4. Stabilkan gula darah

Protein memperlambat kenaikan glukosa pasca makan dan mencegah fluktuasi gula darah besar yang dapat memicu rasa lapar dan keinginan ngemil.

Berita Terkait:  5 Kesalahan Cara Memasak Sehari-hari yang Turunkan Kualitas Kadar Gizi Makanan

Hal ini tentu saja dapat mencegah berat badan bertambah.

Seperti yang sudah disinggung, makan serat juga membuat pencernaan berjalan lebih lambat.

Dampaknya, pelepasan gula darah terjadi secara bertahap, mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba.

5. Peningkatan termogenesis

Protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dan dimetabolisme.

Dampaknya, makan protein menyebabkan efek termal lebih tinggi daripada karbohidrat atau lemak.

Dengan kata lain, porsi protein yang lebih besar meningkatkan pengeluaran energi jangka pendek. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI