BKSAP DPR RI Siap Bawa Diplomasi Pariwisata Bali ke 102 Negara, Koster Tegaskan Budaya Tak Boleh Terkorbankan

Screenshot_20260619_160723_Gallery
Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang dipimpin Bramantyo Suwondo di Gedung Kerta Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (19/6/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Gedung Kerta Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (19/6/2026). Pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo bersama Wakil Ketua BKSAP Irine Yusiana Roba Putri tersebut membahas penguatan diplomasi untuk mendukung transformasi Bali sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing global.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata Bali harus tetap berlandaskan pelestarian budaya dan lingkungan.

“Budaya Bali adalah fondasi utama pariwisata kita. Jangan sampai pariwisata berkembang tetapi justru merendahkan martabat dan citra Bali,” tegas Koster.

Berita Terkait:  Walikota Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Ikuti Karya Tawur Segara Rupek

Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, Pemerintah Provinsi Bali terus mempercepat pembangunan sistem pengelolaan sampah terpadu. Salah satu proyek strategis yang tengah disiapkan adalah fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) dengan kapasitas sekitar 1.200 ton per hari.

Menurut Koster, proyek tersebut menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan sampah di Bali secara menyeluruh. Ia optimistis persoalan sampah dapat ditangani secara signifikan pada tahun 2028.

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Dorong SDM Tabanan Siap Bersaing Global

Selain itu, Koster menyampaikan bahwa pemerintah pusat juga memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur transportasi guna mengurangi kemacetan di sejumlah kawasan wisata.

Sementara itu, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo menyatakan komitmennya untuk mendukung transformasi pariwisata Bali melalui jalur diplomasi parlemen di berbagai forum internasional.

“Kontribusi Bali terhadap devisa dan perekonomian nasional sangat besar. Karena itu diplomasi parlemen harus bisa memberi dampak nyata, termasuk membantu promosi pariwisata Bali di tingkat internasional,” ujar Bramantyo.

Ia menjelaskan, BKSAP DPR RI memiliki jaringan kerja sama bilateral dengan 102 negara yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas promosi Bali kepada wisatawan berkualitas dari berbagai kawasan, mulai dari Timur Tengah, Eropa hingga Amerika Latin.

Berita Terkait:  Karya Nyawa Wedana Utama di Ungasan, Bupati Badung Apresiasi Semangat Ngayah

Menurut Bramantyo, konsep pariwisata berkualitas yang diterapkan Pemprov Bali merupakan langkah yang tepat karena tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Bali memiliki keunikan yang tidak dimiliki destinasi lain. Nilai budaya dan kearifan lokal inilah yang harus terus dijaga sebagai kekuatan utama pariwisata Bali,” tandas Bramantyo. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI