Barometer Bali | Nusa Penida – Kecelakaan laut menimpa sebuah kapal cepat (fast boat) The Tanis di Pelabuhan Tanjung Sanghyang, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (4/6/2025) sore. Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 Wita ketika boat tersebut bersiap bertolak menuju Pelabuhan Sanur. Kapal tiba-tiba dihantam ombak besar dari belakang, mengakibatkan hilang keseimbangan hingga akhirnya terbalik tak jauh dari bibir pantai.
Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono, menyampaikan bahwa boat tersebut membawa total 89 penumpang, terdiri dari 77 warga negara asing (WNA) dan 12 warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, terdapat 4 anak buah kapal (ABK) dan 1 kapten dalam pelayaran tersebut.
“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, tidak ada korban jiwa,” ungkap AKP Agus dalam keterangan resminya, Rabu malam.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan yang dihimpun dari pemilik kapal, I Komang Gede Wirawan, dan para saksi di lokasi, insiden bermula sekitar pukul 16.00 Wita saat Boat The Tanis tiba di dermaga untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Setelah selesai proses naik turun penumpang, sekitar pukul 16.30 Wita, kapal melepaskan jangkar dan mulai mundur untuk berlayar menuju Sanur.
Namun saat manuver mundur tersebut, ombak besar tiba-tiba menghantam dari belakang, menyebabkan kapal miring ke sisi kiri dan kehilangan keseimbangan. Dalam hitungan detik, kapal pun terbalik.
Warga yang berada di sekitar pelabuhan melihat kejadian itu dan langsung bergerak cepat memberikan bantuan. Proses evakuasi dilakukan secara gotong-royong oleh warga, ABK, dan personel kepolisian.
Sekitar pukul 18.30 Wita, seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sebanyak dua orang WNA telah diberangkatkan ke Pelabuhan Sanur, sementara sisanya masih berada di Lembongan untuk menunggu proses lanjutan.
Langkah Penanganan dan Kerugian
Polsek Nusa Penida bersama jajaran Polres Klungkung telah mendatangi TKP, memeriksa saksi, dan membantu proses evakuasi. AKP Agus menjelaskan bahwa penyelam juga telah dikerahkan untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kapal maupun di dasar laut.
“Kapal jenis fast boat dengan bobot GT 42 ini mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp2,5 miliar,” jelas AKP Agus Widiono.
Berdasarkan data dari Syahbandar, kapasitas tempat duduk Boat The Tanis adalah 125 kursi. Artinya, kapal masih dalam batas kapasitas penumpang yang diperbolehkan.
Hingga saat ini, upaya evakuasi badan kapal masih terus berlangsung di sekitar perairan Pelabuhan Tanjung Sanghyang. Pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti kecelakaan, meski sementara ini diduga kuat akibat cuaca laut yang kurang bersahabat. (rah)











