BPR Kanti apresiasi desa adat, dukungan media, hingga peluncuran produk tabungan baru
Barometer Bali | Denpasar – PT BPR Sukawati Pancakanti (BPR Kanti) kembali menggelar Stakeholder Gathering 2025 bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (1/10/2025).
Dengan tema “BPR Kanti dalam Implementasi Community Bank Memperkuat Perekonomian Daerah,” kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan dengan nasabah, pemerintah, regulator, mitra kerja, asosiasi industri, media massa, dan masyarakat luas.
Enam agenda utama digelar, antara lain:
1. MDA Kanti Kertha Bali Nugraha – apresiasi kepada desa adat yang sukses menyelesaikan persoalan warganya dengan prinsip restorative justice.
2. Peluncuran buku “Menata Perkawanan Sebelum Perkawinan” – bagian dari program penguatan keluarga generasi muda.
3. Kanti Media Bali Nugraha – penghargaan untuk 30 media pendukung kiprah BPR Kanti.
4. Kanti Ngayahin Para Pengayah – penyerahan punia kepada Pasikian Pecalang Bali dan lima klian adat banjar terdampak banjir.
5. Perayaan HUT ke-36 BPR Kanti – dirayakan sederhana.
6. Pengundian Hadiah Utama Tabungan ArisanKu – berhadiah Toyota Fortuner.
Selain itu, BPR Kanti meluncurkan produk baru ArisanKU Destinator, program tabungan inovatif dengan hadiah menarik.
Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, SE., MM., menegaskan komitmen perusahaan mendukung desa adat Bali. “Hidup-matinya perusahaan di Bali tak lepas dari desa adat. Adat dan budaya adalah benteng pariwisata Bali, karena itu kami konsisten mendukung desa adat sebagai penjaga harmoni,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kebijakan dana Rp200 triliun yang dicanangkan pemerintah.
“Jangan sampai program ini justru melemahkan BPR, koperasi, dan LPD. Harus dipastikan mampu memperkuat lembaga keuangan rakyat,” tegasnya.
BPR Kanti juga menaruh perhatian pada pemberdayaan perempuan dan generasi muda, salah satunya lewat seminar
“Memuliakan Wanita” awal 2025 bersama TP PKK Provinsi Bali yang diikuti 1.500 peserta.
“Perempuan, ibu, dan generasi muda adalah pilar menuju Indonesia Emas 2045. Mari menjaga adat, budaya, dan ekonomi Bali demi masa depan bangsa,” pungkas Dirut BPR Kanti. (rah)











