BPS Nilai Gubernur Koster Konsisten Terapkan Evidence-Based Policy di Bali

IMG-20250926-WA0027
Foto: Peringatan hari Statistik Nasional di Art Center Denpasar, Jumat (26/9). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster yang dinilai konsisten menjadikan data sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang dilakukan di Bali tidak berjalan berdasarkan intuisi semata, melainkan berakar pada informasi statistik yang valid dan terukur.

“Pada kesempatan ini saya atas nama pribadi dan juga atas nama lembaga ingin menyampaikan kepada Bapak/Ibu sekalian bahwa kita patut bersyukur dan berbangga karena pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Wayan Koster telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjadikan data sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan,” ujar Agus dalam memperingati hari Statistik Nasional di Art Center Denpasar, Jumat (26/9).

Berita Terkait:  Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir Ribuan Anak Muda Ngopi hingga Makan Babi Guling

Agus menambahkan, komitmen tersebut tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar tercermin dalam praktik kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang dijalankan Koster. Bahkan, konsistensi Bali dalam mengelola data pembangunan telah mendapatkan pengakuan nasional.

“Komitmen tersebut tidak hanya tercermin dalam praktik kebijakan berbasis bukti, tetapi juga telah memperoleh pengakuan nasional dalam meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2023 dan 2024. Provinsi Bali menjadi daerah dengan pengelolaan statistik terbaik secara nasional,” tegasnya.

Berita Terkait:  Ketua TP PKK Kota Denpasar Ajak Ibu-Ibu Jadi Garda Terdepan Kelola Sampah Rumah Tangga

Dengan capaian itu, BPS Bali berharap pemerintah daerah, OPD, akademisi, hingga masyarakat luas semakin menyadari pentingnya data dalam pembangunan. Sebab, data bukan hanya sekadar angka, melainkan pijakan strategis untuk menentukan arah kebijakan agar tepat sasaran.

Tak hanya memberi manfaat bagi birokrasi, penguatan budaya statistik ini juga dinilai membuka ruang partisipasi publik, karena masyarakat dapat ikut mengawasi sekaligus merasakan hasil pembangunan yang lebih transparan, terukur, dan berkeadilan. (rah)

Berita Terkait:  Koster dan Rocky Gerung Sepakat: AI Harus Dikendalikan Nalar dan Etika Manusia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI