Buka Sosialisasi Ruang Konsultasi “Denpasar Say Hi”, Sekda Alit Wiradana Dorong Kolaborasi Terstruktur Menuju Good Governance

IMG-20250624-WA0016
Foto: Sosialisasi layanan Denpasar Say Hi (Denpasar System Mapping City Potency for Hub Integration) di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (24/6). (barometerbali/esa/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, membuka sosialisasi layanan Denpasar Say Hi (Denpasar System Mapping City Potency for Hub Integration) di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (24/6). Sosialisasi ini dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini, Kabag Kerjasama Ida Ayu Ganda Yukti, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam arahannya, Sekda Alit Wiradana menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah di era modern menuntut sinergi lintas sektor yang lebih strategis.

Berita Terkait:  Distribusikan 677 Tong Komposter CSR, Bupati Badung Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber

“Denpasar Say Hi bukan sekadar forum diskusi, melainkan ruang konsultasi terbuka yang akan menjembatani penjajakan kerja sama secara terstruktur dan berdampak nyata dalam wujud komitmen kita terhadap tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Selebihnya, Sekda Alit Wiradana mendorong seluruh perangkat daerah untuk mengidentifikasi potensi unggulan dan merancang langkah kolaboratif yang selaras dengan visi pembangunan Kota Denpasar.

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi mengatakan, tantangan pembangunan memerlukan kolaborasi lintas sektor dimana kerja sama daerah bukan sekadar pelengkap administrasi. 

Berita Terkait:  Antisipasi Ancaman ASF, Bali Butuh Satu Juta Dosis Vaksin untuk Ternak Babi

Disampaikan pula bahwa, hadirnya Denpasar Say Hi dapat menjadi sebagai ruang konsultasi terbuka mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Baik dan Bersih (Good Governance) yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, partisipasi, efektivitas, efisiensi, responsivitas dan penegakan hukum.

“Denpasar Say Hi akan menjadi jembatan komunikasi awal menuju kerja sama daerah yang transformatif dan berdampak nyata,” jelasnya.

Sementara Kabag Kerja Sama Ida Ayu Ganda Yukti menyampaikan, layanan ini bukan aplikasi digital, melainkan platform konsultatif yang memandu seluruh tahap awal kerja sama. 

Hal ini meliputi pengajuan konsultasi oleh perangkat daerah atau calon mitra, pengumpulan & verifikasi data sektoral dari OPD teknis, analisis SWOT oleh tim lintas OPD, hingga penyusunan dokumen pemetaan potensi lengkap dengan peta visual, narasi strategis, dan rekomendasi kebijakan.

Berita Terkait:  Sekda Eddy Mulya Hadiri Perayaan Imlek INTI Bali Tahun 2026

Dijelaskan pula bahwa, dokumen ini akan menjadi landasan formalisasi kerja sama yang selaras dengan RPJMD, RKPD, dan prioritas pembangunan Kota Denpasar.

“Dengan hadirnya Denpasar Say Hi, Pemkot Denpasar berharap seluruh perangkat daerah memiliki akses pada ruang dialog yang mendorong ide inovatif dan kolaboratif hingga fondasi penting untuk membangun good governance dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya. (esa/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI