Barometer Bali | Denpasar – Perum BULOG memastikan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi bagi masyarakat. Kepastian ini disampaikan menjelang dua momentum hari besar keagamaan di Bali, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Sejalan dengan kondisi nasional tersebut, Perum BULOG Kanwil Bali memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng di wilayah Provinsi Bali tetap terjaga. Hal ini didukung oleh koordinasi yang baik antara berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Bali, Muhamad Anwar, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Dengan stok beras yang kuat dan dukungan pasokan minyak goreng serta kerja sama yang baik dari berbagai sektor seperti Tim Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan stakeholder lainnya, kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bali,” ujarnya saat mengadakan buka puasa bersama rekan-rekan media,pada Selasa (10/3/2026).
Selain beras dan minyak goreng, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako di Bali masih relatif stabil dan terkendali.
BULOG Bali pun mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional, khususnya di Provinsi Bali, dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” pungkas Muhamad Anwar.
Ke depan, Perum BULOG bersama pemerintah dan berbagai pihak akan terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan di Bali.(rian)










