Barometer Bali | Denpasar – Perum BULOG resmi melaksanakan launching Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026 secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (18/3/2026). Namun, khusus di Provinsi Bali, pelaksanaan launching dilakukan lebih awal menyesuaikan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi, khususnya Pengerupukan yang berlangsung hari ini.
Perum BULOG Kantor Wilayah Bali telah mengawali penyaluran tersebut pada 8 Maret 2026 di Kabupaten Buleleng, bersamaan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah setempat.
Pemimpin Wilayah BULOG Bali, Muhamad Anwar, mengatakan bahwa langkah percepatan ini dilakukan agar bantuan tetap dapat dirasakan masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan.
“Alhamdulillah, astungkara pada 8 Maret 2026 dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Buleleng, kami telah melaksanakan launching Penyaluran Bantuan Pangan bersama Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan transporter di wilayah Buleleng,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Buleleng mencapai 77.615 keluarga penerima manfaat (PBP). Masing-masing penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk satu bulan alokasi.
“Total penerima bantuan pangan di Kabupaten Buleleng sebanyak 77.615 PBP. Semoga dengan penyaluran ini masyarakat dapat terbantu, mengingat di Bali juga memperingati dua hari raya besar, yaitu Nyepi dan Lebaran,” tambahnya.
Selain Buleleng, penyaluran bantuan pangan juga telah dilakukan di Kabupaten Karangasem. BULOG Bali juga menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak nasional pada 13 Maret 2026 di Kantor Kanwil BULOG Bali, bekerja sama dengan Polda Bali.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Bali, perwakilan Pangdam IX/Udayana, perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali, Asisten I Pemerintah Provinsi Bali, serta pejabat utama Polda Bali.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Provinsi Bali mencapai 297.829 PBP. Angka ini meningkat dibandingkan alokasi sebelumnya, berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial.
Anwar berharap peningkatan jumlah penerima tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga dengan bertambahnya jumlah penerima, masyarakat dapat merasakan manfaat bantuan pangan ini secara merata. Akhir kata, selamat merayakan Hari Raya Nyepi dan Lebaran, semoga kita semua diberikan keberkahan,” pungkasnya.(Red)











