Barometer Bali | Badung – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 dan menumbuhkan kecintaan anak terhadap seni budaya sejak usia dini, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa secara resmi membuka Parade Ogoh-Ogoh PAUD se-Badung pada Minggu (8/3). Acara penuh semangat ini diselenggarakan di Lobby
Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Turut hadir Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana beserta jajarannya, pihak Sanggar Pancer Langit serta undangan lainnya.
Parade ogoh-ogoh tahun ini diikuti sebanyak 33 perwakilan Taman Kanak-Kanak (TK) dan anak-anak PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Badung. Setiap peserta menampilkan kreasi ogoh-ogoh yang dibuat secara kolaboratif antara anak-anak, guru dan orang tua, yang tidak hanya memperlihatkan keahlian tangan namun juga pemahaman tentang filosofi dibalik tradisi ogoh-ogoh.
Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi perkembangan anak-anak. “Melalui parade ogoh-ogoh, kita berharap anak-anak tidak hanya mengenal bentuk fisik ogoh-ogoh, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur budaya Bali yang mengajarkan tentang kesadaran diri, penghormatan terhadap alam dan pentingnya hidup rukun bersama,” ujarnya.
Ia berkomitmen terus mendorong kegiatan serupa untuk meningkatkan kreativitas dan kecintaan anak terhadap warisan budaya lokal. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar lembaga PAUD dan TK se-Kabupaten Badung. (rah)











