Bupati Kembang Hartawan Pastikan Pemkab Jembrana Siap Berkolaborasi Pembangunan RSU Adhyaksa Pekutatan

IMG-20260221-WA0046_JyKPHAay2q
Foto: Koordinasi bupati dengan tim pembangunan RSU Adhyaksa via zoom meeting. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap tahapan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Bali di Kecamatan Pekutatan.

Dalam berbagai kesempatan saat kordinasi via zoom meeting hingga pertemuan tindak lanjut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan sikap sangat terbuka dan menyambut hangat realisasi pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa di Kecamatan Pekutatan.

Menurutnya, pemilihan lokasi di Pekutatan sangat strategis dan tepat sasaran mengingat kawasan tersebut diproyeksikan sebagai pusat pengembangan pariwisata masa depan di Jembrana.

“Saya meyakini RSU Adhyaksa akan menjadi pilar kesehatan penting yang tidak hanya melayani warga Jembrana, tetapi juga menjangkau saudara-saudara kita di penyangga kabupaten lain, seperti Tabanan Barat hingga Buleleng bagian Selatan. Ini juga penting demi terwujudnya pemerataan akses kesehatan yang nyata di Bali Barat,” ujar Bupati I Made Kembang Hartawan dihubungi, sabtu (21/2).

Berita Terkait:  Pacu Adrenalin, Bupati Kembang Jajal "Gelar River Adventure", Dorong Wisata Baru di Jembrana

Dalam proses perencanaannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara aktif memberikan masukan strategis guna memastikan pembangunan RSU Adhyaksa Bali memenuhi standar pelayanan publik yang tinggi.

Bupati Kembang memberikan penekanan khusus pada aspek kenyamanan pasien serta pengaturan tata ruang yang fungsional, termasuk ketersediaan kantong parkir yang memadai. Hal ini dianggap krusial mengingat lokasi rumah sakit berada tepat di sisi jalan nasional Denpasar-Gilimanuk.

Berita Terkait:  Pemkot Komitmen Wujudkan Denpasar Bersinar, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Berantas Narkotika

“Jalur ini cukup ramai sebagai jalur utama logistik dan transportasi padat. Sehingga perencanaan akses keluar-masuk yang matang perlu diperhitungkan demi keamanan bersama,” ucap Kembang Hartawan.

Lebih lanjut, Kembang Hartawan menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan motor penggerak ekonomi yang akan memberikan daya dukung besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Ia berharap RSU Adhyaksa menjadi motor penggerak penyerapan tenaga kerja bagi putra-putri Jembrana, baik di bidang medis maupun administratif.

“Kami mendorong percepatan pembangunan agar rumah sakit ini segera beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta penguatan infrastruktur penunjang pariwisata daerah,” terangnya.

Berita Terkait:  Pemkab Jembrana Uji Coba Food Truck, Strategi Baru Promosikan Kuliner Lokal secara Dinamis

Dengan luas bangunan mencapai 16.945,7 m² yang terdiri dari 5 lantai dan 1 lantai semi-basement, RSU Adhyaksa akan menjadi pusat layanan medis lengkap sekaligus Penyangga Kesehatan di wilayah Timur Jembrana. Fasilitas ini mencakup layanan IGD, Rawat Jalan, Rawat Inap, serta penunjang seperti Laboratorium dan Radiologi.

“Kedepan rumah sakit ini menjadi ‘oase’ kesehatan bagi warga Pekutatan dan Mendoyo. Kami akan terus mendampingi agar standar pelayanannya nanti selaras dengan visi Jembrana dalam meningkatkan derajat kesehatan dan pelayanan bagi masyarakat,” pungkas Kembang Hartawan. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI