Bupati Kembang Jamin Lomba Ogoh-ogoh Jembrana Bebas ‘Titipan’, 218 STT Terima Subsidi

IMG-20260227-WA0048_bEhhvLES3s
Foto: Bupati Kembang saat menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Adat, subsidi pembuatan ogoh-ogoh, serta insentif Kelian Subak di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (27/2/2026). (Barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan lomba ogoh-ogoh tahun 2026.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran dinas dan tim penilai untuk bekerja secara profesional tanpa adanya intervensi atau praktik “titipan” pemenang.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kembang saat menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Adat, subsidi pembuatan ogoh-ogoh, serta insentif Kelian Subak di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (27/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati yang didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna mengingatkan bahwa ketidakjujuran dalam penilaian hanya akan mematikan kreativitas Sekaa Teruna Teruni (STT).

“Jangan sampai ada titipan. Jangan bikin saya malu karena saya tidak pernah menitip. Tim penilai harus kredibel, ahli di bidangnya, dan netral,” tegas Bupati Kembang.

Berita Terkait:  Wujudkan 'Langkah Kecil Dampak Besar' Bupati Bangli Resmikan Hutan Adat Giri Upawana di Banjar Linjong

Ia menambahkan bahwa sekali kepercayaan anak muda cedera akibat dugaan permainan nilai, mereka akan enggan untuk kembali berkarya di masa depan. Oleh karena itu, kriteria penilaian harus dibuka secara transparan kepada seluruh peserta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, A.A. Komang Sapta Negara, memaparkan bahwa tahun ini sebanyak 218 STT di seluruh Kabupaten Jembrana menerima subsidi pembuatan ogoh-ogoh sebesar Rp 2,5 juta per STT, dengan total anggaran mencapai Rp 600 juta.

Berikut adalah rincian persebaran STT penerima subsidi:

* Kecamatan Mendoyo: 72 STT

Berita Terkait:  Tumpek Uye Diperingati Sekala-Niskala di Jembrana, Dipusatkan di Pura Dang Kahyangan Jati

* Kecamatan Negara: 44 STT

* Kecamatan Jembrana: 37 STT

* Kecamatan Melaya: 36 STT

* Kecamatan Pekutatan: 29 STT

 

Proses seleksi telah dimulai dengan penilaian tingkat kecamatan pada 25-26 Februari. Selanjutnya, 15 besar terbaik tingkat kabupaten akan dipilih pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Para finalis 15 besar ini masing-masing akan mendapatkan dana pementasan sebesar Rp 10 juta dan berhak tampil dalam parade di Masikian Festival Yowana pada 12 Maret 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Untuk juara pertama, Pemkab Jembrana telah menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta.

Selain urusan seni, Pemkab Jembrana juga mengucurkan anggaran fantastis untuk penguatan adat dan pertanian melalui BKK Desa Adat senilai Rp 13,3 miliar.

Berita Terkait:  Nyepi dan Idul Fitri 2026 Beririsan, Bupati Kembang Ajak Masyarakat Jembrana Perkuat Tenun Harmoni

Dana tersebut mencakup insentif bulanan bagi Bendesa (Rp 1,7 juta), Kelian Adat (Rp 1,2 juta), hingga penghargaan bagi Sulinggih (Rp 1 juta). Tak ketinggalan, 231 Kelian Subak juga menerima insentif sebesar Rp 1 juta per bulan sebagai bentuk apresiasi atas penjagaan lahan pertanian tradisional.

Di akhir acara, Bupati Kembang juga berpesan kepada para Bendesa Adat agar dalam setiap pembangunan fisik di desa, seperti pura, selalu melibatkan arsitek lokal Bali.

“Arsitek Bali paham konsep Asta Kosala Kosali. Libatkan mereka agar bangunan kita tidak hanya kokoh, tapi memiliki nilai estetika dan filosofi yang benar,” pungkasnya. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI