Bupati Klungkung I Made Satria Lakukan Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Galiran

IMG-20251223-WA0024_20av4g1q2Y
Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Tim Monitoring Ketahanan Pangan, melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Galiran, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Tim Monitoring Ketahanan Pangan, melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Galiran, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria melakukan wawancara dengan sejumlah pedagang grosir untuk menggali informasi terkait harga dan ketersediaan stok barang.

Mangku Luh Kisi, seorang pedagang grosir bumbu dapur di Pasar Galiran, melaporkan bahwa harga bawang merah, bawang putih, dan cabai yang sempat mengalami kenaikan akibat cuaca yang tidak mendukung, kini sudah mulai turun. Penurunan harga ini disebabkan oleh turunnya permintaan pembeli, sementara pasokan tetap lancar.

Berita Terkait:  Pimpin Doa Bersama Lintas Iman, Bupati Satria: Doakan Korban Bencana dan Kerahayuan Jagat

“Bawang merah super yang sebelumnya dijual Rp 45.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, bawang lokal dijual dengan harga Rp 35.000 per kilogram. Begitu juga dengan bawang putih yang harganya turun dari Rp 35.000 per kilogram menjadi Rp 30.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah juga mengalami penurunan, dari Rp 60.000 per kilogram menjadi Rp 50.000 per kilogram,” ujar Luh Kisi.

Berita Terkait:  KUHP Baru Berlaku Awal 2026, Koster: Bali sudah Lama Terapkan Hukuman Sosial Berkearifan Lokal

Luhde Puspa Yuni, seorang pedagang beras, juga menyampaikan keluhannya terkait situasi pasar yang cukup sepi. “Beras Bulog SPHP dijual dengan harga Rp 57.000 untuk 5 kilogram, sementara beras lokal dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram. Minyak goreng merek Rizky dijual Rp 17.000 per liter. Meskipun pasokan beras dan minyak goreng saat ini masih aman, permintaan pembeli sedang lesu,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Satria yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, I Komang Dharma Suyasa serta Kabag Ekonomi Nyoman Susanta, menyampaikan bahwa pasokan kebutuhan pokok di Pasar Galiran masih dalam kondisi aman dan harga-harga telah kembali stabil. Demikian juga harga-harga bahan pokok tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Berita Terkait:  Bupati Satria Tinjau Perbaikan Senderan dan Pelebaran Jalan Menuju Pantai Crystal Bay

“Memang sempat terjadi fluktuasi harga akibat cuaca yang kurang bersahabat, namun kini pasokan sudah stabil dan harga-harga mulai kembali normal. Kami juga mendorong para petani lokal untuk terus meningkatkan produksi bahan pokok, terutama untuk kebutuhan upacara sehari-hari agar tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Bupati Satria. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI