Bupati Sanjaya Dukung Trans Metro Dewata 2026, Dorong Transportasi Publik Berkelanjutan

Barometer Bali | Tabanan – Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan tiga kepala daerah lainnya resmi menandatangani kerja sama pembiayaan Trans Metro Dewata Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Kamis (4/9), ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan transportasi publik lintas kabupaten/kota di Bali.

Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Badung, Wali Kota Denpasar, dan Bupati Gianyar, yang wilayahnya juga dilintasi jalur Trans Metro Dewata. Kehadiran para pemimpin daerah dinilai penting dalam menciptakan sinergi pembangunan transportasi publik yang terintegrasi.

Berita Terkait:  Mengusung Tema "Shanti Ayuddha Loka", Wakil Bupati Bangli Hadiri Grand Final Duta GenRe 2026 di Penglipuran

Gubernur Koster menekankan bahwa pengembangan transportasi umum bukan sekadar soal mobilitas, tetapi juga transformasi sosial.

“Transportasi publik harus menjadi budaya baru. Dengan sistem yang nyaman dan terjangkau, masyarakat akan beralih dari kendaraan pribadi ke layanan umum, sekaligus menjaga kualitas lingkungan,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama empat kepala daerah Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita) sepakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp56,3 miliar untuk penyelenggaraan transportasi publik Trans Metro Dewata tahun 2026. Kesepakatan ini dituangkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama di Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (4/9/2025).

Berita Terkait:  DPRD Kota Denpasar Gelar Penutupan Sidang Paripurna Ke-4

“Penandatanganan kerja sama ini dilakukan supaya dalam menyusun APBD 2026 ada payung hukumnya. Pada tahun 2025 ini sudah berjalan tapi hanya sembilan bulan dari bulan April hingga Desember. Sedangkan untuk tahun 2026 full alokasinya,” papar Koster saat menandatangani perjanjian dengan empat bupati/walikota Sarbagita.

Dari total Rp56,3 miliar, 30 persen atau Rp16,9 miliar ditanggung Pemerintah Provinsi Bali. Sisanya, sebesar Rp39,4 miliar, dibebankan kepada kabupaten/kota dengan pembagian: Badung Rp16,6 miliar, Denpasar Rp15,8 miliar, Gianyar Rp5,3 miliar, dan Tabanan Rp1,6 miliar.

Berita Terkait:  Warga Desa Sulangai Antusias Sambut Gerakan Bersih Lingkungan

Bupati Sanjaya menyambut baik terobosan tersebut. “Kami sangat mendukung langkah strategis ini. Trans Metro Dewata adalah solusi konkret bagi kemudahan akses masyarakat, khususnya di Tabanan. Ini wujud komitmen bersama membangun transportasi publik yang layak dan berkelanjutan di Bali,” tegasnya.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembiayaan, infrastruktur, serta sosialisasi agar masyarakat makin percaya pada transportasi umum sebagai pilihan utama. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI