Bupati Satria: Pesona Negari 2025 Jadi Inspirasi Baru bagi Desa Wisata di Klungkung

Screenshot_20251123_100024_Gallery
Festival Pesona Negari 2025 resmi dibuka dengan penuh kebanggaan oleh Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Anggota DPRD Bali Nyoman Suwirta, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Perbekel Desa Negari IGN Bagus Mahendra, dan Ketua Pokdarwis Tegalsari Negari I Gusti Ngurah Murthana. (barometerbali/rah) di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Sabtu 22 November 2025.

Barometer Bali | Klungkung – Festival Pesona Negari 2025 resmi dibuka dengan penuh kebanggaan oleh Bupati Klungkung I Made Satria di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Sabtu 22 November 2025. Kehadiran Bupati Satria dalam kesempatan tersebut semakin bermakna karena ia hadir didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Anggota DPRD Bali Nyoman Suwirta, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Camat Banjarangkan, Perbekel se-Kecamatan Banjarangkan, Bandesa Adat Sarimertha, Bandesa Adat Negari dan Tegal Besar, serta para Kepala Dusun dan Ibu-ibu PKK Desa Negari.

Kehadiran rombongan lengkap tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dan tokoh masyarakat terhadap geliat kreativitas Desa Negari yang konsisten mengembangkan agenda budaya berbasis komunitas.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras masyarakat Negari.
“Sungguh luar biasa ide dan kreativitas yang ditunjukkan di sini. Saya saya sangat sangat mengapresiasi Pesona Negari 2025 dan berharap festival ini bisa menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain,” ujarnya.

Berita Terkait:  Jembrana Kembali di Terjang Banjir, Rendam Rumah Warga dan Akses Jalan

Ia menegaskan bahwa festival desa bukan hanya ajang hiburan, tetapi ruang penting untuk membangun ekonomi masyarakat.
“Kita punya banyak desa yang potensi budayanya besar. Tinggal bagaimana keberanian melangkah dan konsistensi menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Jika terus dilakukan, dampaknya untuk ekonomi warga akan sangat besar,” kata Bupati Satria.

Tidak hanya mengapresiasi, Bupati Satria juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung desa-desa lain agar berani mengembangkan festival serupa.
“Saya ingin setiap desa punya event kreatif seperti ini. Festival desa harus menjadi ruang UMKM, seniman lokal, hingga anak-anak muda untuk tampil dan mendapat manfaat langsung. Negari sudah memberikan contoh itu,” tegasnya.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan aksi bersih pantai, parade seni budaya, pertunjukan musik Bali, festival UMKM, demo kuliner, dan pementasan seniman lokal. Ribuan pengunjung turut menikmati kuliner khas dan kerajinan warga.

Perbekel Desa Negari, I Gusti Ngurah Bagus Mahendra, menyampaikan bahwa festival ini merupakan bukti keseriusan desa dalam membangun destinasi wisata yang berkelanjutan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa desa memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata. Kegiatan ini adalah salah satu cara kami menampilkannya,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Tinjau Pohon Beringin Roboh di Desa Getakan, Yang Akibatkan Akses Jalan Terputus

Mahendra menambahkan bahwa kehadiran UMKM menjadi penggerak ekonomi desa selama festival berlangsung.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan UMKM dan memperkenalkan wisata pedesaan kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Di balik kemeriahan festival, ada kerja keras komunitas lokal. Ketua Pokdarwis Tegalsari Negari, I Gusti Ngurah Murthana, mengungkapkan bahwa Pesona Negari 2025 terselenggara berkat dukungan jejaring masyarakat meski pendanaan terbatas.
“Event Pesona Negari tahun ini jujur digelar dalam kondisi pendanaan yang sangat terbatas. Tetapi berkat jejaring yang kami miliki, banyak pihak hadir membantu tanpa pamrih—mulai dari pengisi acara, Chef Hovit yang asli Desa Negari, seniman, artis, hingga musisi Bali. Berkat dukungan itulah acara ini bisa berjalan dengan sukses,” jelasnya.

Berita Terkait:  Antisipasi Pelanggaran Perizinan Berusaha, Bupati Satria Ajak Tim Jalin Kerja Sama Solid

Pria yang akrab disapa Ajik Rahman ini menegaskan bahwa festival tidak hanya meriah, tetapi strategis.
“Ajang Pesona Negari 2025 ini sekaligus untuk mengenalkan lebih luas potensi desa wisata yang ada di Desa Negari. Kami ingin Negari semakin dikenal sebagai destinasi yang kaya tradisi dan memiliki daya tarik unik,” katanya.

Menutup acara pembukaan, Bupati Satria kembali menekankan bahwa Pesona Negari adalah bukti nyata desa bisa mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
“Negari telah menunjukkan bahwa desa bisa berada di depan, bisa menciptakan ruang kreatif sendiri, dan mampu menarik wisatawan. Saya berharap desa lain mengikuti langkah ini demi Klungkung yang lebih maju,” tegasnya.

Dengan dukungan pemerintah, komunitas adat, kelompok perempuan, pelaku seni, dan UMKM, Pesona Negari 2025 kembali berdiri sebagai festival yang bukan hanya merayakan budaya, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif dan mempromosikan pariwisata desa secara berkelanjutan. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI