Candi Bentar Miring, FT Unud Lakukan Pemetaan Pura Kahyangan Dalem Buahan

Ket foto: Prodi Sarjana Teknik Sipil FT Unud melaksanakan pengukuran atau pemetaan Pura Kahyangan Dalem di Desa Adat Buahan, Tabanan, Sabtu, (8/10/2022).

Tabanan | barometerbali – Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Udayana (FT Unud) mengadakan pengabdian kepada masyarakat terkait pengukuran atau pemetaan kemiringan candi bentar Pura Kahyangan Dalem di Desa Adat Buahan, Tabanan, Sabtu, (8/10/2022).

Adapun kegiatan ini dilaksanakan melalui permintaan masyarakat setempat untuk dibantu dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berhubungan dengan struktur dan kondisi tanah di Pura Kahyangan Dalem, Tabanan. Kegiatan ini melibatkan para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan, serta didampingi oleh Koprodi Teknik Sipil Ir. Ida Ayu Made Budiwati, MSc., PhD dan dihadiri perangkat desa setempat.

Berita Terkait:  ITB STIKOM Bali Perkuat Pendampingan Karakter Remaja melalui Inovasi Teknologi Pendidikan

“Secara demografi, Desa Buahan Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan merupakan daerah landai dengan ketinggian ±10 sampai 15 meter di atas permukaan laut. Cuaca disekitar daerah setempat cerah dan terasa hangat, sehingga kegiatan telah berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan,” kata Ir. Ida Ayu Budiwati.

Sebelum melakukan kegiatan, Jro Mangku selaku pemimpin persembahyangan menghaturkan atau meletakkan banten sebagai permohonan izin agar kegiatan pengabdian di pura tersebut berjalan lancar.

Setelah itu, Kepala Desa Buahan menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan dari Tim Dosen Fakultas Teknik yang berkesempatan hadir dan SQA membantu menanggapi permasalahan di lapangan. Kegiatan pengabdian ini  berbentuk penelitian kemiringan candi bentar di Kahyangan Dalem Desa Adat Buahan.

Berita Terkait:  INSTIKI Perkuat Jejaring Global, Mahasiswa Berpeluang Rasakan Kuliah Internasional di Malaysia

Setelah melaksanakan persembahyangan, tim turun ke lapangan dengan membawa peralatan yang diperlukan seperti  alat yang berkaitan dengan uji sondir. Pengujian sondir bertujuan untuk mengetahui kedalaman lapisan pendukung yaitu lapisan tanah keras.

“Hal ini dimaksudkan agar dalam mendesain pondasi yang akan digunakan sebagai penyokong kolom bangunan di atasnya memiliki faktor keamanan (safety factor) yang tinggi. Sehingga bangunan di atasnya tetap kuat dan tidak mengalami penurunan atau settlement yang dapat membahayakan dari sisi keselamatan bangunan, penghuni (umat yang bersembahyang) di dalamnya. Oleh sebab itu, kegiatan pertama yang dilakukan adalah uji sondir,” terang Budiwati.

Berita Terkait:  Angin Barat Menguat di Sasih Kaulu, Masyarakat Tabanan Diingatkan Waspada dan Menjaga Harmoni Alam

Selanjutnya, akan dilakukan analisis pondasi dan settlement dan dikeluarkannya rekomendasi pemasangan pondasi tiang bor dan perbaikan tanah (soil improvement).

“Diharapkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan ini, diberi kelancaran hingga pekerjaan ini selesai. Mudah-mudahan kegiatan pengabdian ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan oleh masyarakat setempat,” harap Kaprodi Budiwati.

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1980-Pemetaan-Pura-Kayangan-Dalem-Desa-Adat-Buahan-Tabanan-Bali.html

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI