Dari Akademisi ke Jalan Kerohanian, Mantan Warek ITB STIKOM Bali Didiksa Jadi Sulinggih

Screenshot_20260113_181458_WhatsAppBusiness
Mantan Wakil Rektor III Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana, resmi menjalani Upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih pada Redite Umanis Merakih, Minggu (4/1/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Buleleng – Sosok akademisi ternama Bali, Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana, mantan Wakil Rektor III Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, resmi menjalani Upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih pada Redite Umanis Merakih, Minggu (4/1/2026). Upacara sakral tersebut berlangsung khidmat di Banjar Dinas Desa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Prosesi Rsi Yadnya dilaksanakan bersama sang istri, Ida Bhawati Pasek Lily Marheni, sebagai bentuk penyucian diri sekaligus pengukuhan untuk menjalani swadharma sebagai sulinggih. Kehadiran mantan pimpinan perguruan tinggi dalam prosesi ini menjadi perhatian luas, mengingat perjalanan pengabdian Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana yang sebelumnya banyak dicurahkan di dunia akademik dan pendidikan tinggi.

Upacara dipuput oleh sejumlah sulinggih terkemuka di Bali. Pinaka Nabe Napak dipercayakan kepada Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Sandhika Yoga dari Griya Sunia Amertha Tengah Padang, Denpasar. Pinaka Nabe Waktra dipuput Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharya Nanda dari Griya Mumbul Sari Serongga, Gianyar, sementara Pinaka Nabe Saksi oleh Ida Pandita Mpu Nabe Siwananda Wira Dharma Jaya Dangkara dari Griya Santhi Bhuwana Asram, Mayong, Buleleng.

Berita Terkait:  Rektor ITB STIKOM Bali Dorong APK Perguruan Tinggi Bali Tembus 60 Persen

Upacara yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita ini dihadiri Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., beserta jajaran, para sulinggih, jro mangku, tokoh adat dan dinas, krama serta semeton Pasek dari berbagai daerah. Hadir pula Pembina Yayasan Widya Dharma Santi Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, MA, Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan, serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika ITB STIKOM Bali.

Pembina Yayasan Widya Dharma Santi Denpasar, Prof. Dr. I Made Bandem, MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana selama berkiprah di dunia pendidikan tinggi.

“Beliau adalah sosok profesional yang sangat kreatif, inovatif, dan menjunjung tinggi nilai kedisiplinan serta keteladanan. Banyak ide dan terobosan cerdas yang lahir saat beliau memimpin dan itu sangat berkontribusi dalam membesarkan ITB STIKOM Bali,” ujar Prof Bandem.

Berita Terkait:  Bikin Bangga! Mengenal 9 Tarian Bali yang Diakui UNESCO, Warisan Budaya Tak Benda

Menurut Prof Bandem, perjalanan panjang sebagai akademisi tersebut menjadi landasan kuat bagi Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana dalam menapaki jalan kerohanian sebagai sulinggih.

Hal senada disampaikan Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, yang menyatakan dukungan penuh institusi terhadap pengabdian spiritual yang dijalani mantan Wakil Rektornya.

“Kami mendoakan agar Ida Bhawati Made Sarjana beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan lahir batin, dan kebijaksanaan dalam mengemban swadharma sebagai sulinggih demi kemajuan umat Hindu, baik di Bali, Nusantara, maupun dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak PHDI Kabupaten Buleleng menyampaikan rasa bangga setelah melalui proses Sisya Turiksa oleh MGPSSR Buleleng dan Diksa Pariksa oleh PHDI Buleleng I Gde Made Metera yang menetapkan Ida Bhawati Made Sarjana dan Ida Bhawati Lily Marheni sebagai calon sulinggih terbaik.

Berita Terkait:  Koster Tegaskan Produk Lokal Tak Pakai Aksara Bali Tak Boleh Dipasarkan

Usai prosesi Diksa Nyeda Raga, PHDI Buleleng atas usulan para nabe menetapkan abhiseka Ida Bhawati I Made Sarjana sebagai Ida Pandita Mpu Acharya Sandhikajaya Nanda, sedangkan Ida Bhawati Lily Marheni menerima abhiseka Ida Pandita Mpu Istri Sandhikajaya Nanda.

Sebagai wujud dukungan dan rasa bangga, pada penutupan upacara Apodgala Sulinggih, Pembina dan Ketua Yayasan Widya Dharma Santi bersama Rektor ITB STIKOM Bali menyerahkan punia CSR ITB STIKOM Bali berupa satu perangkat Siwa Krana lengkap dengan pakaian kebesaran dan sarana upakara sulinggih. Penyerahan punia tersebut turut diikuti oleh Bupati Buleleng.

Rangkaian upacara berlangsung sesuai tuntunan sastra dan dresta sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan penghormatan kepada Ida Batara Kawitan. Dengan didiksanya Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana bersama istri sebagai sulinggih, diharapkan keduanya mampu sepenuhnya mengabdikan diri di bidang spiritual serta menjadi sumber tuntunan dharma bagi umat Hindu dan masyarakat luas. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI