Barometer Bali Denpasar – I Gde Sumarjaya Linggih alias Demer resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel The Meru, Sanur, Denpasar, Minggu (13/7/2025).
Demer yang juga Anggota Komisi VI DPR RI ini tampil sebagai calon tunggal dengan mengantongi 11 dari total 15 dukungan suara sah, jauh melebihi ambang batas minimal 30 persen dukungan untuk mencalonkan diri. Dengan demikian, ia ditetapkan memimpin Partai Golkar Bali tanpa melalui proses voting.
“Kalau calon tunggal, ya aklamasi lah,” tegas Demer sesaat sebelum pembukaan Musda, yang mengangkat tema “Momentum Pilih Pemimpin Daerah yang Siap Menjawab Tantangan Menangkan Golkar.”
Keputusan aklamasi ini menandai momen konsolidasi internal yang kuat di tubuh Golkar Bali. Kehadiran dan dukungan langsung dari Ketua DPD sebelumnya, Dr. Nyoman Sugawa Korry, menjadi sinyal kuat bahwa transisi kepemimpinan berlangsung mulus dan penuh kesepahaman.
Sugawa Korry yang memilih tidak maju lagi dalam Musda ini justru mendapat tawaran untuk memperkuat struktur DPP Partai Golkar di Jakarta. “Pak Sugawa bukan berhenti, tapi sedang disiapkan untuk tugas yang lebih besar di DPP,” ujar Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji yang hadir mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Dalam pidatonya, Sugawa Korry mengajak seluruh kader mendukung penuh kepemimpinan baru di bawah Demer. “Mari kita ikhlas dan solid mendukung Pak Demer,” ujarnya, menegaskan bahwa kepentingan partai harus lebih diutamakan dari kepentingan pribadi.
Terpilihnya Demer secara aklamasi menegaskan kuatnya dukungan kader dan menjadi fondasi baru dalam menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk Pemilu 2029. Dengan pengalaman lima periode di DPR RI, Demer dipandang mampu membawa Golkar Bali lebih progresif dan kompetitif. (rah)











