Barometer Bali | Denpasar – Partai Demokrat Bali menegaskan arah perjuangan politiknya dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas sentuhan langsung ke masyarakat. Hal ini ditegaskan Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Demokrat Bali di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa malam (16/9/2025).
Herman menekankan bahwa Demokrat sebagai partai politik harus memiliki konsep yang jelas, sensitif terhadap kondisi sosial, dan menyiapkan langkah konkret menghadapi tantangan ke depan. Rakerda, katanya, menjadi forum penting untuk merumuskan strategi bersama seluruh jajaran DPD dan DPC se-Bali.
“Mulai hari ini kita harus melakukan nabung elektoral. Caranya dengan menarik simpati dan empati rakyat melalui program nyata yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegas Herman.
Ia mengingatkan bahwa janji kampanye harus diwujudkan, sekaligus merespons kebutuhan mendesak rakyat, terutama pascabencana banjir yang melanda Bali. Partai Demokrat, ujarnya, telah turun langsung memberikan bantuan 2.500 paket sembako dan melihat persoalan mendasar seperti pendangkalan sungai yang harus segera ditangani.
“Ini bukan hanya kerja politik, tetapi kerja nyata untuk rakyat. Aspirasi masyarakat Bali harus kita perjuangkan, termasuk normalisasi sungai dan perbaikan tanggul. Karena itulah nilai perjuangan Demokrat,” jelasnya.
Herman juga menyampaikan amanat Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar seluruh kantor partai di Bali difungsikan sebagai rumah aspirasi. Dengan begitu, rakyat memiliki ruang menyampaikan keluhan dan harapannya, yang langsung bisa ditindaklanjuti melalui program pro rakyat.
Selain penguatan mesin partai dan peningkatan jumlah KTA, ia juga mendorong kader yang ingin maju sebagai kepala daerah untuk mulai bergerak sejak dini. “Kalau persiapan dimulai jauh-jauh hari, maka kita bisa membangun kepercayaan publik lebih cepat,” tambahnya.
Rakerda Demokrat Bali pun menjadi titik awal konsolidasi besar untuk memastikan partai tetap relevan, hadir, dan dipercaya rakyat menjelang kontestasi politik ke depan. (rah)











