Denpasar Optimalisasi TPS3R, Teba Modern Hingga PDU Antisipasi Penutupan TPA Suwung

IMG-20251213-WA0018_ZrSreqB81S
Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Kunjungan Kerja Plt. Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana di Kota Denpasar, Sabtu (13/12). (barometerbali/ags/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya maksimal untuk menangani sampah perkotaan menjelang ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Suwung pada 23 Desember mendatang. Upaya tersebut diantaranya yakni optimalisasi TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampab, hingga Pusat Daur Ulang (PDU) di tiga lokasi.

Demikian diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Kunjungan Kerja Plt. Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana di Kota Denpasar, Sabtu (13/12). Sebanyak tiga lokasi turut disasar, yakni Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Bali Nusa Tenggara, TPA Suwung dan PDU Tahura Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan Jaya Negara, dalam waktu dekat, Pemkot Denpasar juga akan mengumpulkan 24 pengelola TPS3R untuk mencari solusi atas kendala operasional. Hal ini utamanya kemungkinan untuk meningkatkan jumlah produksi.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Tegaskan TPA Suwung Wajib Tutup 23 Desember 2025

“Tadi kepada ibu Deputi kita sudah melapor, tantangan dan kendala dalam prnanganan sampah, jadi kita komitmen dan terus bekerja, bagaimana sampah di Kota Denpasar dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.

Dikatakannya, dari seluruh inovasi pengolahan sampah baik TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampah hingga PDU Padangsambian ini hanya dapat mengolah sampah dikisaran 280-300 Ton/Hari. Karenannya, optimalisasi akan dilaksanakan di PDU Tahura dan Kesiman Kertalangu.

“Ini yang akan kami gencarkan untuk memaksimalkan TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampah dan PDU yang ada di Denpasar, semoga bisa optimal sembari menunggu PSEL mulai beroperasi,” katanya.

Berita Terkait:  Ibu Putri Koster Ajak Perkuat Pemilahan Sampah dari Sumber Jelang Penutupan TPA Suwung

“Terkait dengan pelonggaran-pelonggaran, kami sudah komunikasikan dengan Pak Gubernur dan Ibu Plt. Deputi PSLB3 Kementerian LH, karena kami tidak menginginkan dampak lingkungan yang terjadi justru kita menyelesaikan masalah di TPA Suwung. Tetapi, sungai dan fasilitas umum kita itu dipenuhi sesak oleh sampah-sampah dari rumah tangga,” tuturnya.

Sementara, Plt. Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan bahwa kunjungan ini dilaksanakan untuk meninjau progres yang telah dikerjakan pengelola TPA Suwung. Hal ini utamanya untuk pemenuhan sanksi yang disampaikan Menteri LH.

Berita Terkait:  Pemkab Klungkung Lakukan Normalisasi Sungai di Dawan Klod, Antisipasi Banjir Musim Hujan

“Yang memang dari sisi sanksi jatuh tempo 23 Desember ini, tapi kita sudah melihat itikad baik dari pemerintah daerah untuk jangka benah, namun ada beberapa kendala yang diperlukan untuk percepatan, salah satunya keeping, jadi kita perlu kerja yang kolaboratif dan lebih keras lagi,” ujarnya.

Hanifah menekankan pentingnya peran penting masyarakat dalam penanganan sampah. Hal ini utamanya dalam pengolahan sampah berbasih sumber dan pemilahan sampah berkelanjutan.

“Masyarakat itu dalam hal ini partisipasi masyarakat menjadi kunci penting juga dalam kolaborasi penanganan sampah berkelanjutan,” ujarnya. (ags/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI