Diduga Epilepsi Kumat, Asep Ditemukan Tewas dalam Sumur

Screenshot_2022-06-18-19-28-47-99_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Asep Tendi (33) dari dalam sumur. (BB/hpb)

Badung | barometerbali – Seorang pedagang cendol bernama Asep Tendi (33) asal Tasikmalaya, Jawa Barat, nyemplung ke sumur sedalam 15 meter di tempat kostnya, di Banjar Denkayu Delodan, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (17/6/2022) malam kemarin.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, dalam keterangan tertulis Sabtu (18/6) mengatakan, saat dilakukan evakuasi korban didapati sudah tidak bernyawa. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Enung Jubaedah (42), (tetangga kos korban-red). Saat itu Jubaedah sedang di dapur mendengar suara ngorok dekat sumur dan dengan spontan Enung Jubaedah berteriak minta tolong hingga tetangga kos yang lainnya keluar mendekat ke arah Enung Jubaedah.

Berita Terkait:  Kesepakatan Damai Pasca Pembakaran Kapal, Nelayan Ngemplakrejo Dilarang Gunakan Trawl dan Bondet

Mendengar teriakan tersebut, Dadan Irawan salah satu warga kos langsung menuju didekat sumur. Saat itu Dadan Irawan tidak melihat korban dan hanya mendengar suara ngorok, karena di sekitar sumur lampu penerangan minim, akhirnya Dadan Irawan menyalakan senter HP untuk mengecek keadaan di sekitar sumur

Saat senter HP diarahkan ke dalam lubang sumur, Dadan Irawan melihat sandal dan rokok yang diyakini milik korban sudah mengapung.

Menerima laporan dari masyarakat tentang adanya masyarakat nyemplung ke dalam sumur, dengan cepat tim UKL (unit kecil lengkap) Polsek Mengwi yang dipimpin Perwira Pengawas Ipda I Made Chandriana, SH langsung mendatangi lokasi kejadian

Berita Terkait:  Meriahkan HUT ke-238 Denpasar, Koster Jajal Rute 6K dan Sapa Ribuan Peserta

Waka Polsek Mengwi AKP I Ketut Ganiawan, S.Sos., yang turut hadir di lokasi kejadian mengatakan dari hasil keterangan saksi-saksi bahwa Enung Jubaedah sudah menjadi tetangga kos dengan korban sejak tahun 2007.

Diketahui korban sudah sejak lama menderita penyakit epilepsi dan belakangan ini karena cuaca dingin penyakit epilepsi korban sering kambuh.

“Sumur tempat korban terjatuh memiliki diameter 60 senti meter dan kedalaman 15 meter dengan kedalaman air 8 meter,” jelasnya.

Berita Terkait:  Ny. Putri Suastini Koster Tekankan Peran Seni dan Sastra dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

Dengan bantuan dari Tim Rescue Basarnas Induk Jimbaran pada pukul 00.50 Wita korban berhasil dievakuasi, dan hasil dari oleh TKP korban ditemukan dengan posisi kepala menghadap ke bawah, kaki di atas. Pada bagian kepala terdapat luka lebam, terdapat luka lecet di bahu sebelah kanan, terdapat luka robek pada pelipis kiri, luka lecet pada lutut kaki kiri, dan hidung mengeluarkan darah.

“Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mangusada Kapal untuk dilakukan visum,” pungkas Waka Polsek Mengwi. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI