Diduga Lupa Mematikan Dupa, Kebakaran di Sudikarya Renggut Nyawa Lansia

IMG-20260407-WA0141
Situasi kebakaran rumah di Sidakarya, Selasa (7/4/2025)(Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Kerta Dalem Sari III Gang Cemara No.11B, Sidakarya, Denpasar Selatan, ludes terbakar, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Kebakaran itu diduga dipicu oleh api dupa yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang.

Dalam peristiwa tersebut seorang perempuan lanjut usia berinisial NWP (77) ditemukan meninggal dunia di dapur dengan kondisi sebagian tubuh hangus terbakar.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Ramada Yanti (56). Saat itu ia baru pulang dari pasar sekitar pukul 12.25 WITA dan melihat kobaran api sudah membesar dari rumah yang berada tepat di depan rumahnya.

Berita Terkait:  Imigrasi Ngurah Rai Amankan WN Inggris Masuk Daftar Red Notice Interpol, Langsung Diserahkan ke Polisi

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Tidak lama kemudian sejumlah warga berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Saksi lainnya, Kadek Ariantara (55), mengaku mendengar teriakan kebakaran dari luar rumahnya sekitar pukul 12.30 WITA. Ia kemudian melihat kepulan asap tebal dari rumah yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat tinggalnya.

Ariantara segera menuju lokasi kejadian dan bersama warga lainnya berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api sudah telanjur membesar dan membakar hampir seluruh bangunan rumah.

Berita Terkait:  Ditintelkam Polda Bali Perkuat Sinergi dengan Media, Jaga Ruang Informasi Tetap Kondusif

Sekitar 15 menit setelah kejadian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WITA.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar sekitar pukul 14.45 WITA.

Selain menewaskan korban, kebakaran juga menghanguskan bangunan rumah permanen berukuran sekitar 6 x 5 meter beserta sejumlah barang di dalamnya, termasuk satu unit sepeda motor dan berbagai surat berharga. Total kerugian akibat kejadian ini masih belum dapat ditaksir karena pihak keluarga masih dalam kondisi syok.

Berita Terkait:  Nyoman Parta: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Alarm Bahaya Demokrasi

Berdasarkan keterangan saksi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh api dupa yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang di kamar suci. Saat itu, rumah dihuni lima orang, namun korban berada seorang diri di dalam rumah ketika kebakaran terjadi.

Diduga karena usia korban yang sudah lanjut, ia tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai membesar. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI