Foto: Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan bersama BKS LPD Klungkung menyerahkan 5 unit komputer untuk 5 LPD di Kabupaten Klungkung dilaksanakan di wantilan Pura Kentel Gumi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Kamis (30/1/2025). (barometerbali/rah)
Klungkung | barometerbali – Dalam upaya meningkatkan pelayanan, Badan Kerja Sama (BKS) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Klungkung bekerja sama dengan Bank BPD Bali Cabang Klungkung menyerahkan lima unit komputer kepada lima LPD di wantilan Pura Kentel Gumi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, pada Kamis (30/1/2025). Penerima bantuan adalah LPD Anjingan Banjarangkan, LPD Pande Kusamba, LPD Kelemahan, LPD Tanglad, dan LPD Karang, dengan tiga di antaranya berada di Nusa Penida.
Acara penyerahan bantuan yang diawali persembahyangan di Pura Kentel Gumi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung ini dihadiri oleh Kepala BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan, Ketua LPLPD Bali Made Pasti, Bendesa Madya MDA Klungkung Dewa Made Tirta, perwakilan PT USI, Ketua BKS LPD Klungkung Nyoman Sudarma, Kepala BPD Cabang Klungkung Made Indra Taurisiana, serta perwakilan LPD penerima.
Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan menyampaikan pentingnya teknologi dalam mendukung pelayanan nasabah LPD.
“Teknologi, terutama komputer, adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Selain perangkat keras, kami juga akan memberikan program dan pelatihan agar LPD bisa langsung memanfaatkannya,” ungkap Cendikiawan.
Ia juga mencatat, saat ini terdapat 125 LPD di Klungkung dengan aset sebesar Rp1,6 triliun yang dikelola oleh 533 karyawan. Selain berkontribusi pada krama desa adat melalui program sosial seperti beasiswa dan ngaben masal, LPD diwajibkan menyetor 20% keuntungan kepada desa adat. Meski begitu, ia mengakui beberapa LPD masih menghadapi kendala dan membutuhkan pendampingan dalam aspek permodalan, tata kelola, hingga pengembangan SDM.
Ketua BKS LPD Klungkung Nyoman Sudarma menambahkan, masih ada LPD yang belum menggunakan komputer dalam pelayanan. “Kami menjembatani kebutuhan ini dengan menggandeng Bank BPD Bali Cabang Klungkung dan PT USI untuk memastikan bantuan ini tidak setengah-setengah, termasuk pelatihannya,” jelas Sudarma. Ia berharap dengan komputerisasi, LPD dapat tumbuh lebih baik.
Perwakilan PT USI, perusahaan IT yang telah bekerja sama dengan LPD selama dua dekade, menegaskan pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan layanan LPD.
“Kami siap mendukung digitalisasi untuk memperkuat dan memajukan LPD,” tandasnya.
Bendesa Madya MDA Klungkung Dewa Made Tirta juga menekankan pentingnya pembenahan internal LPD.
“Jika pengelola LPD membersihkan diri terlebih dahulu, kemudian lingkungan, saya yakin LPD akan berkembang baik dan memberikan manfaat besar bagi krama desa adat,” tutup Dewa Tirta. (rah)











