Dua Desa Jadi Sampel Monev, Pemkab Klungkung Dorong Pengoptimalan IKD dan Pengelolaan Sampah

IMG-20260909-WA0084_BcHY7i6V3Z
Foto: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan di Ruang Rapat Kantor Camat Klungkung, Rabu (9/9). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan di Ruang Rapat Kantor Camat Klungkung, Rabu (9/9). Evaluasi ini dilaksanakan setelah Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) selesai melakukan pemantauan di dua desa sampel di Kecamatan Klungkung, yakni Desa Kampung Gelgel dan Desa Tojan.

Pemantauan tersebut mencakup empat bidang utama penyelenggaraan pemerintahan desa, yaitu bidang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memberikan apresiasi atas capaian tata kelola di dua desa sampel. Berdasarkan hasil evaluasi, kinerja administrasi di Desa Kampung Gelgel dan Desa Tojan dinilai sudah berjalan cukup baik.

Berita Terkait:  DPRD dan Pemkab Klungkung Sahkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Perda

“Kinerja administrasi yang positif dari kedua desa sampel ini hendaknya tidak berhenti di sini, tetapi dapat dijadikan percontohan dan direplikasi oleh seluruh desa lainnya di wilayah Kecamatan Klungkung,” tegas Wabup Tjokorda Gde Surya Putra.

Meski demikian, Wabup Tjok Surya memberikan penekanan khusus pada beberapa catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah desa, terutama terkait percepatan pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Terkait administrasi kependudukan, Wabup meminta seluruh perangkat desa untuk bergerak aktif mengimbau dan mendampingi warga yang telah memenuhi syarat agar segera merekam KTP-elektorik serta mendaftar IKD. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam mengoptimalkan capaian IKD di Kabupaten Klungkung, mengingat sistem digital tersebut menjadi pintu masuk utama pendataan perlindungan sosial (perlinsos) secara mandiri.

Berita Terkait:  Wujud Solidaritas Kemanusiaan, Pemkab Klungkung Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Bencana Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur 

“Perangkat desa harus berada di garda terdepan untuk menjemput bola dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya IKD ini,” ujarnya.

Sementara itu pada sektor kebersihan, Wabup Tjok Surya menegaskan komitmen Pemkab Klungkung dalam menangani masalah sampah melalui teknologi pyrolysis di TOSS Center. Namun, beliau menggarisbawahi bahwa efektivitas teknologi modern tersebut tidak akan maksimal tanpa adanya peran aktif masyarakat di hulu.

Berita Terkait:  Pemkab Klungkung Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-68

“Sistem pengelolaan sampah modern seperti di TOSS Center sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya. Oleh karena itu, saya mendorong setiap desa untuk tidak ragu melahirkan terobosan dan inovasi mandiri dalam pengelolaan sampah di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Gusti Ketut Suardika, Kabag Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, I Komang Widyasa Putra, Camat Klungkung I Putu Arnawa, jajaran staf ahli, kepala OPD terkait, para perbekel beserta perangkat desa se-Kecamatan Klungkung, dan perwakilan instansi terkait lainnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI