Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang di Jembrana

IMG_20250910_221256_51CXuMnf52
Foto: Bencana banjir yang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, pada Rabu (10/9/2025) dini hari, merenggut dua nyawa. (Barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, pada Rabu (10/9/2025) dini hari, merenggut dua nyawa. Salah satunya adalah Nita Kumalasari (23), warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana yang tengah hamil dua bulan.

Nita ditemukan tak bernyawa di sebuah rawa, tak jauh dari lokasi ia terseret arus banjir. Pencarian jenazahnya dilakukan warga setelah suaminya, Bilal Ramdhan, berhasil menyelamatkan diri dan meminta bantuan.

Menurut Perbekel Desa Pengambengan, Kamaruzaman, jenazah Nita ditemukan warga pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA. “Jenazah langsung dievakuasi ke Puskesmas Pengambengan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Berita Terkait:  Nyepi dan Idul Fitri 2026 Beririsan, Bupati Kembang Ajak Masyarakat Jembrana Perkuat Tenun Harmoni

Kamaruzaman melanjutkan, Kejadian tragis itu bermula ketika pasangan suami-istri itu hendak pulang dari Dusun Munduk menuju Dusun Kumbading, Desa Pengambengan, sekitar pukul 02.30 WITA.

“Saat melintasi jalan yang terendam banjir dengan arus deras, sepeda motor yang mereka tumpangi terseret ke arah rawa. Bilal berhasil menyelamatkan diri, namun Nita hanyut terbawa arus,” jelasnya.

Berita Terkait:  Viral Video Dugaan Perselingkuhan di Pejangkungan Rembang, Pemilik Gudang Bantah Keras

Korban jiwa kedua adalah I Komang Oka Sudiastawa (38), warga Desa Dangin Tukadaya. Ia meninggal setelah Tersetrum saat membuka Pagar.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, membenarkan kejadian tersebut, bahwa satu korban meninggal akibat terseret arus, sementara korban lainnya meninggal karena tersengat listrik.

“Benar ada dua korban jiwa akibat banjir ini. Penyebabnya berbeda, satu terseret arus, satu tersengat listrik,” kata Kapolres.

Banjir juga menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama akibat genangan setinggi 30 sentimeter atau se-lutut orang dewasa. Seperti di Jalan Raya Negara – Pengambengan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, puluhan rumah warga terendam dan satu unit warung mie ayam, milik H.Sobirin rata dan Hanyut tak berbekas. dua ekor sapi milik warga hilang, serta pagar tembok kampus STIT Jembrana dan beberapa warung sekitar jebol diterjang air.

Berita Terkait:  Buka TMMD ke-127 di Mendoyo, Wujud Nyata Kolaborasi Membangun Negeri dari Desa

Hingga berita ini diturunkan, hujan intensitas rendah masih melanda sejumlah titik di jembrana. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI