Dukung Pelaku Industri Kreatif, Kemenkum Jatim Dorong Pentingnya Perlindungan Hukum Identitas Visual

WhatsApp Image 2025-04-11 at 14.19.34
Foto: Seminar bertajuk "DNA Merek: Perlindungan Hukum untuk Identitas Visual", yang digelar pada Jumat (11/4). (barometerbali/redho)

Barometerbali.com | Surabaya – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur turut mendukung para pelaku industri kreatif melalui pelaksanaan seminar bertajuk “DNA Merek: Perlindungan Hukum untuk Identitas Visual”, yang digelar pada Jumat (11/4). Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Blambangan Hotel Movenpick, Surabaya itu diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas anggota Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Surabaya, pelaku usaha, dan kalangan akademisi.

Seminar menghadirkan empat narasumber, yakni Direktur Merek dan Indikasi Geografis DJKI Kemenkum Hermansyah Siregar, Ketua Kelompok Kerja Pemeriksa Merek Agung Indriyanto, Konsultan KI Benny Muliawan, serta Ketua ADGI Chapter Surabaya Andriew Budiman. Dari Kanwil Kemenkum Jatim turut hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Wijanarko dan Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Pahlevi Witantra.

Berita Terkait:  Belum Ada Tersangka, BRN Jatim Berencana Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan

Dalam sambutannya, Hermansyah Siregar menekankan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penguatan perlindungan hak cipta dan desain industri, termasuk dalam ranah identitas visual. Menurutnya, identitas visual memiliki peran penting dalam membangun pengenalan merek, menciptakan diferensiasi, dan memperkuat loyalitas konsumen.

“Logo, warna, tipografi, hingga desain kemasan dan elemen visual lain harus mendapat perlindungan hukum agar merek memiliki kekuatan dan kejelasan identitas,” tegasnya.

Berita Terkait:  Keberhasilan Polres Gresik, 1.169 Pil Dobel L Berhasil Diamankan dari Peredaran

Dia juga menambahkan, konsistensi dalam penggunaan elemen visual di berbagai platform tidak hanya memperkuat brand recognition, tapi juga menciptakan citra profesional dan terpercaya bagi perusahaan atau produk.

Seminar dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta, yang membahas berbagai aspek teknis dan strategis dalam pengelolaan merek, serta tantangan dalam proses pendaftaran dan perlindungan hukum di lapangan.

Berita Terkait:  Tanpa Tes Urine, Sidak Lapas Bojonegoro Dipertanyakan Aktivis

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan penguatan peran masyarakat kreatif, pelaku usaha, serta akademisi terhadap pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual, khususnya dalam menghadapi kompetisi pasar yang semakin ketat. (Redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI