DYouth Fest 6.0, Sukses Wujudkan Kreativitas, Budaya, dan Kepedulian Tumbuh Bersama

IMG-20260713-WA0049_tLqicb1I43
Foto: Ribuan masyarakat memadati kawasan festival untuk menikmati beragam pertunjukan seni, musik, ekonomi kreatif, workshop, hingga ruang kolaborasi lintas komunitas. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – DYouth Fest 6.0 resmi berakhir, namun semangat yang ditinggalkan jauh melampaui sebuah perhelatan festival. Mengusung tema “Feel the Grow: Eco Culture”, DYouth Fest tahun ini berhasil menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, sekaligus membangun kepedulian terhadap budaya dan lingkungan.

Selama penyelenggaraan, ribuan masyarakat memadati kawasan festival untuk menikmati beragam pertunjukan seni, musik, ekonomi kreatif, workshop, hingga ruang kolaborasi lintas komunitas. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa DYouth Fest telah berkembang menjadi salah satu ruang kreatif yang dinantikan anak muda di Kota Denpasar.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah penampilan Ogoh-Ogoh Gajah karya STT Yowana Saka Bhuana Br. Tainsiat dengan mentornya maestro yang akrab disapa Kedux dan sukses memikat perhatian pengunjung. Karya G.A.J.A.H (Ganggu Alam Jadi Ancaman Hidup), tidak hanya menghadirkan atraksi visual yang memukau, tetapi juga menyampaikan pesan tentang keseimbangan antara manusia, budaya, dan lingkungan, yang juga selaras dengan tema Eco Culture.

DYouth Fest 6.0 juga mencatatkan semakin luasnya keterlibatan komunitas kreatif. Berbagai komunitas seni, pelaku UMKM, kreator digital, pegiat lingkungan, hingga petani muda turut mengambil peran dalam festival ini. Kehadiran petani muda menjadi warna baru yang menunjukkan bahwa sektor pertanian juga mampu berkembang melalui inovasi, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan.

Berita Terkait:  Rayakan Kreativitas Generasi Muda Lewat Feel The Growth, D'Youth Fest 6.0 Siap Digelar 11-12 Juli

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjadikan DYouth Fest sebagai ruang kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami bersyukur DYouth Fest kembali mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Yang paling membanggakan bukan hanya tingginya antusiasme pengunjung, tetapi juga tumbuhnya kolaborasi antar komunitas, lahirnya ruang bagi anak-anak muda untuk menampilkan karya terbaiknya, serta semakin kuatnya kesadaran bahwa kreativitas harus berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Wali Kota Denpasar.

Menurutnya, tema Feel the Growth bukan sekedar slogan, melainkan ajakan untuk bertumbuh bersama dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kami ingin anak-anak muda datang ke DYouth membawa ide dan semangat, menikmati setiap cerita, karya, dan kolaborasi yang hadir, kemudian pulang dengan membawa inspirasi serta nilai berharga untuk bertumbuh lebih baik. Itulah makna Eco Culture, bahwa festival bukan hanya tentang menikmati hiburan, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, menjaga budaya, dan keberlanjutan” tambahnya.

Berita Terkait:  Prospek dan Market Bagus, Bupati dan Wabup Badung Genjot Potensi Kopi di Agro Techno Park

Hal senada disampaikan oleh Ketua Harian Bkraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa mengatakan DYouth Fest kini telah berkembang menjadi ekosistem yang mempertemukan berbagai potensi kreatif dalam satu ruang kolaborasi.

“DYouth bukan hanya sebuah festival, tetapi ruang bertumbuh bagi ide, kreativitas, dan kolaborasi. Tahun ini kami melihat semakin banyak komunitas yang terlibat, termasuk hadirnya petani muda yang membuktikan bahwa kreativitas tidak memiliki batas sektor. Ketika komunitas, pelaku usaha, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dapat bergerak bersama, maka ekosistem ekonomi kreatif akan tumbuh semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengunjung yang telah mendukung kampanye Eco Culture melalui aksi nyata menjaga kebersihan di kawasan festival.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, yang telah membiasakan diri memilah sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan. Memang masih terdapat beberapa sampah yang tercecer dan itu menjadi bahan evaluasi kami. Namun yang lebih penting, kami melihat kesadaran baru mulai tumbuh. DYouth ingin mengajak masyarakat datang menikmati festival, menikmati setiap ceritanya, lalu pulang dengan meninggalkan jejak baik, bukan meninggalkan sampah,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Badung Jadikan Capaian PSBS Indikator Mangupura Award, Percepat Kemandirian Pengelolaan Sampah dan Digitalisasi Data Perlindungan Sosial

Apresiasi juga disampaikan oleh Rama, salah satu Duta Pemuda Kota Denpasar yang merasakan langsung manfaat dari ruang kolaborasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Bkraf Denpasar yang terus memberikan ruang bagi organisasi pemuda dan komunitas untuk berkembang. DYouth bukan hanya menjadi tempat menampilkan karya, tetapi juga mempertemukan kami dengan komunitas lain, membuka peluang kolaborasi, berbagi pengalaman, hingga memperluas jaringan. Ruang seperti ini sangat berarti bagi anak muda untuk terus belajar, berkarya, dan tumbuh bersama,” tuturnya.

Keberhasilan DYouth Fest 6.0 menjadi bukti bahwa kreativitas, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan. Melalui semangat Feel the Growth: Eco Culture, Pemerintah Kota Denpasar bersama BKraf Denpasar berharap DYouth Fest tidak hanya dikenang sebagai sebuah festival, tetapi sebagai gerakan yang terus menginspirasi lahirnya generasi muda yang kreatif, kolaboratif, mencintai budaya, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah festival bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung atau meriahnya panggung, melainkan dari nilai-nilai baik yang tumbuh dan terus hidup setelah festival usai. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI