Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bali, 41 Penerbangan Batal dan Satu Ditunda

Screenshot_20260906_225725_ChatGPT
Keterangan ilustrasi: Erupsi Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali. Sebanyak 41 penerbangan dibatalkan dan satu ditunda hingga Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 Wita. (Ilustrasi/AI)

Barometer Bali | Badung – Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap jadwal penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 Wita, tercatat 41 penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan mengalami penundaan.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan pembatalan dan penyesuaian jadwal tersebut meliputi penerbangan kedatangan maupun keberangkatan.

Untuk penerbangan kedatangan, sebanyak tujuh penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS) dibatalkan.

Berita Terkait:  Kebakaran Bromo, Kementerian Pariwisata Dukung Penutupan Sementara dan Siapkan Opsi Refund Wisatawan

Sementara pada penerbangan keberangkatan, terdapat 30 penerbangan rute Bali–Soekarno-Hatta yang dibatalkan dan satu penerbangan mengalami penundaan.

Dampak juga terjadi pada rute Bali–Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP), serta Bali–Husein Sastranegara, Bandung (BDO). Masing-masing rute mencatat dua penerbangan dibatalkan.

Meski puluhan jadwal penerbangan terdampak, Gede Eka memastikan aktivitas penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai secara umum tetap berjalan normal.

Berita Terkait:  Sejumlah Gunung Api Erupsi Bersamaan, PVMBG Tegaskan Tak Saling Berkaitan

“Operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal,” ujar Gede Eka dalam keterangan tertulisnya.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memperbarui jadwal penerbangan dan menangani calon penumpang terdampak yang telah berada di bandara.

Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Berita Terkait:  KPU Bali Evaluasi Logistik 2024, Matangkan Persiapan Pemilu 2029

Sebagai bagian dari pelayanan pemulihan atau service recovery, pengelola bandara memberikan minuman dan makanan ringan kepada penumpang penerbangan terdampak yang telah berada di terminal.

Calon penumpang diimbau memeriksa dan mengonfirmasi status penerbangan secara berkala kepada maskapai sebelum berangkat menuju bandara. Informasi terkait layanan kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI