Tabanan | barometerbali – Liga Petanque FOPI (Federasi Olahraga Petanque Indonesia) Kabupaten Tabanan tahun 2021 akhirnya rampung.
Penutupan Liga dilakukan secara resmi oleh Ketum KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan bertempat di arena olahraga Petanque Stadion Debes, Tabanan, Minggu (14/11/2021).
Dalam laporannya Ketua Panitia Liga I Gusti Agung Ary Wirawan Wetan, S.Pd., mengatakan, Liga Petanque FOPI Tabanan tahun 2021 merupakan ajang seleksi atlet Petanque Tabanan dalam rangka persiapan Porprov 2022. Liga berlangsung 4 putaran dimulai sejak bulan Mei 2021 lalu diikuti 35 atlet utama dan akselerasi yang terdiri dari 18 atlet putra dan 17 atlet putri.
“Liga yang dilakukan secara marathon hampir tujuh bulan ini dijaring 8 atlet untuk kategori single putra dan 8 atlet putri yang selanjutnya berhak mengikuti tahap talent scouting untuk pemantapan point teknik agar bisa terpilih sebagai atlet definitif Porprov 2022 mewakili Kabupaten Tabanan,” terangnya.

Sementara Ketum KONI dalam sambutan penutupan mengatakan, pelaksanaan Liga Petanque merupakan metode seleksi yang perlu dicontoh karena memadukan antara turnamen, pembinaan dan mekanisme seleksi. “Kita mengedepankan sportivitas di kalangan atlet sehingga atlet yang lolos ke Porprov 2022 nanti benar-benar dipilih dari proses pembinaan, bukan atlet comotan,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini dari 8 besar atlet putra dan putri yang lolos, panitia juga memilih tiga besar sebagai juara I, II dan III di masing-masing kategori. Adapun kategorinya yaitu single putra juara I di raih oleh Pasek I Wayan Astika Adi Parwa dengan point 310, Juara II diraih oleh I Made Khrisna Dwipayana dengan point 290 dan juara III diraih oleh I Nyoman Surya Lingga Pratama dengan point 265.
Sedangkan untuk single putri juara I diraih oleh Ni Putu Swara Dewi Wulandari dengan point 385, juara II Putu Kurnia Shintia Pradnya Dewi dengan point 310 dan juara III diraih oleh Ni Wayan Tisna Dianti dengan point 250. Juara I,II dan III berhak menerima tropi dan piagam dari panitia.
Di penghujung acara Ketua FOPI Tabanan Ketut Westra, S.Pd mengatakan, untuk atlet yang tidak lolos 8 besar tetap diminta untuk terus latihan. “Mereka akan disiapkan untuk mengikuti turnamen skala provinsi dan nasional lainnya diluar porprov,” pungkasnya. (BB/504)











