Gede Adimas Belum Ditemukan Setelah Tujuh Hari, Operasi SAR Resmi Dihentikan

InCollage_20260930_210332349_p4J6lhZI2G
PENCARIAN - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Gede Adimas Raditya Wibawa yang dilaporkan terseret arus di Pantai Gerokgak, Buleleng. (Barometer Bali/Rah/Red)

Barometer Bali | Buleleng – Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap Gede Adimas Raditya Wibawa, bocah 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026).

Penghentian operasi SAR dilakukan pada hari ketujuh pencarian, Rabu (30/9/2026), di Kantor Desa Gerokgak. Hingga operasi dihentikan, korban belum berhasil ditemukan meski tim gabungan telah melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang dicurigai.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Dony Indrawan, mengatakan operasi SAR dihentikan setelah seluruh lokasi yang menjadi sasaran pencarian telah disisir.

Berita Terkait:  Satpol PP Denpasar Tertibkan Lima Pedagang Acung dan Badut dalam Operasi SABERGEP

“Operasi SAR hari ini kita hentikan dan akan dilanjutkan pemantauan serta koordinasi dengan kelompok-kelompok nelayan yang berada di pesisir utara Pantai Gerokgak,” ujar Dony saat penghentian operasi SAR.

Menurut Dony, pada hari terakhir pencarian, SRU laut melakukan penyisiran dengan luas area mencapai 40 NM². Sementara pencarian melalui jalur darat dilakukan dengan jarak sekitar 5 kilometer.

Ia menjelaskan, sejak hari pertama operasi SAR digelar, seluruh unsur yang terlibat telah melakukan pencarian secara maksimal untuk menemukan korban.

“Sejak hari pertama pencarian seluruh lokasi yang dicurigai sudah dilakukan pencarian. Namun hingga hari ini target yang kita cari masih belum ditemukan,” katanya.

Berita Terkait:  Bali United U-13 Wakili Bali di Piala Soeratin Nasional, Gubernur Koster Beri Dukungan Rp45 Juta

Meski operasi SAR resmi dihentikan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar memastikan pemantauan terhadap keberadaan korban tetap dilakukan melalui koordinasi dengan kelompok nelayan di wilayah pesisir utara Gerokgak.

Dony juga menegaskan operasi SAR dapat kembali dibuka apabila sewaktu-waktu ditemukan tanda-tanda baru yang mengarah pada keberadaan korban.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam pencarian Gede Adimas.

Berita Terkait:  Optimisme Konsumen Bali Tetap Kuat, IKK Agustus 2026 Capai 123,1

“Terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan, semoga semangat kemanusiaan dapat terus dilaksanakan di kemudian hari,” ungkapnya.

Operasi pencarian dan pertolongan tersebut melibatkan Brimob Batalyon Kompi C Sat Brimob Polda Bali, Pol Airud Polda Bali, Pol Air Polres Buleleng, Polsek Gerokgak, Koramil 1609-08 Gerokgak, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Gerokgak, TNI AL Pos Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, aparat Kecamatan Gerokgak, aparat Desa Gerokgak, PT Cendana Indopearls, Bhuana Bali Rescue, keluarga korban serta masyarakat setempat. (rah/red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI