Foto: Caleg DPR RI dari Prdari (Gede Ngurah Ambara Putra (GNAP) kembali menemui dan mendengar keluh kesah mereka di Pasar Badung, Denpasar, Sabtu (3/1/2024).
Denpasar | barometerbali – Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra Dapil Bali Nomor Urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra (GNAP) kembali Gerebeg Pasar menemui tukang suwun (juru pikul) dan para pedagang untuk menyosialisasikan Pemilu 2024 sambil mendengar keluh kesah mereka di Pasar Badung, Denpasar, Sabtu (3/1/2024).
Dalam kesempatan itu Ngurah Ambara menerima aspirasi para tukang suwun didominasi perempuan berharap adanya jaminan asuransi kesehatan berbiaya murah serta tidak adanya kepastian untuk hari tua jika sudah tidak mampu bekerja lagi.
Menanggapi keluhan itu, Ngurah Ambara menyatakan meski Jaminan Sosial Tenaga Kerja hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, namun, pekerja informal, seperti tukang suwun dan pedagang kecil juga berhak mendapatkan manfaat dari program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, misalnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).
“Meski saat ini Jaminan Sosial Tenaga Kerja hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, namun, pekerja informal, seperti tukang suun dan pedagang kecil, juga berhak mendapatkan manfaat dari program Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Seperti misalnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT),” beber Ngurah Ambara.
Hal itu menjadi catatan Ngurah Ambara yang juga Ketua Tim Alpha (Kampanye) Prabowo-Gibran Provinsi Bali saat kembali meluangkan waktu untuk duduk lesehan bersama para tukang suun sambil berdialog. Melalui dialog yang dilakukan dengan para tukang suun dan pedagang kecil di sana, tokoh masyarakat penggiat Dirgahayu Ambara Swari ini, menerima banyak keluhan dan curhat dari mereka.
Para pedagang kecil dan Buruh angkut di pasar mengeluhkan jaminan asuransi kesehatan berbiaya murah serta tidak adanya kepastian untuk hari tuanya. Mendengar keluhan tersebut, GNAP bertekad untuk memfasilitasi apa yang menjadi harapan mereka bila pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran terpilih pada Pemilu 2024, dan dirinya terpilih mewakili Bali di DPR RI.
“Kita sedang mendata dan menelaah kemungkinan untuk bisa bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Bali untuk memberikan sosialisasi dan tata cara keikutsertaan asuransi buat mereka yang tergolong pekerja sektor informal. Jika nantinya diberikan kesempatan terpilih, pasangan Prabowo Gibran selalu berpihak dan lebih memperhatikan kondisi para pekerja sektor informal, seperti para pedagang kecil dan tukang suwun,” katanya.
Lebih lanjut kata dia, selain para karyawan, para wirausahawan, freelancer, pekerja paruh waktu, dan profesi lainnya juga berhak mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan. Untuk diketahui, sekitar 2000 orang buruh angkut belanjaan menggantungkan nasibnya dari upah dan belas kasihan yang didapat dari imbalan ibu-ibu yang berbelanja di Pasar Badung
Kegiatan Gerebeg Pasar ini digelar untuk memperkuat pergerakan memenangkan pasangan Prabowo Gibran dalam perhelatan Pemilu Serentak tahun 2024. Pasalnya masyarakat saat ini menginginkan pemimpin yang komitmen untuk melanjutkan program baik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Saat kami berdiskusi dengan para pedagang pasar dan tukang suwun, mereka mengakui sangat puas dengan kepemimpinan Presiden Jokowi. Dan pasangan Prabowo Gibran dianggap pantas melanjutkan program kerja Presiden Jokowi,” pungkas Ngurah Ambara.
Untuk diketahui Pasar Badung sebagai pasar kebanggaan masyarakat Bali, khususnya Kota Denpasar telah dikunjungi Presiden RI Joko Widodo dua kali. Pertama ketika peresmian Pasar Badung pada 24 Maret 2019 serta kedua Presiden Jokowi blusukan usai KTT G20 ke Pasar Badung Kamis 17 November 2022.
Presiden Jokowi pun mengagumi Pasar Badung dengan arsitektur yang paling bagus di tanah air. (213)
Editor: Ngurah Dibia











