Giri Prasta Ngayah dalam Rangkaian Karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta

IMG-20260306-WA0167
Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus ngayah dalam rangkaian karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta, Jumat (6/3/2026) (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus ngayah dalam rangkaian karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta, Jumat (6/3/2026). Kehadiran Wagub Bali tersebut menjadi bagian dari prosesi sakral yang dilaksanakan krama desa adat setempat.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat Hindu di Bali.

“Jika waktu dan tenaga umat sudah dicurahkan sepenuhnya untuk ngayah dan melaksanakan upacara keagamaan, maka biaya pembangunan atau restorasi parahyangan seharusnya dapat diringankan melalui dukungan pemerintah,” ujar Giri Prasta.

Suasana khusyuk menyelimuti kawasan pura sejak pagi hari. Denting gamelan dan doa-doa yang dipanjatkan umat mengiringi pelaksanaan upacara Mecaru, Mendem Pedagingan, lan Melaspas sebagai bagian dari rangkaian karya di pura tersebut.

Berita Terkait:  Bali Etalase Indonesia, Koster Tegaskan Kerja Nyata Jaga Wajah Bali di Mata Dunia

Pada kesempatan tersebut, Giri Prasta turut mengikuti persembahyangan bersama serta ngaturang ayah-ayahan dengan melaksanakan prosesi mendem di pelinggih Meru Tumpang Pitu.

Prosesi serupa juga dilaksanakan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta yang melaksanakan mendem di pelinggih Padmasana, bersama para undangan lainnya sesuai pelinggih yang telah ditentukan oleh panitia karya.

Giri Prasta juga menyinggung posisi strategis kawasan Kuta sebagai pusat perekonomian pariwisata di Kabupaten Badung. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan “dapur” perekonomian daerah yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.

Berita Terkait:  Koster Siap Kawal Percepatan Transformasi Digital Pemerintah melalui Adopsi Infrastruktur Digital Publik

Karena itu, ia berharap masyarakat Kuta dapat terus merasakan manfaat pembangunan sekaligus tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

Sebagai bentuk dukungan pribadi, Giri Prasta turut menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Badung serta penandatanganan prasasti oleh Wakil Gubernur Bali bersama Wakil Bupati Badung.

Sementara itu, Bendesa Adat Kuta Komang Alit Ardana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Bali beserta para undangan yang turut menyaksikan rangkaian upacara tersebut.

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Dukung Pengembangan Ekosistem Film di Klungkung Melalui Kolaborasi Bersama Komunitas Cineclue

Ia menjelaskan bahwa pembangunan parahyangan di Pura Puseh Desa Adat Kuta dapat diselesaikan berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Badung pada masa kepemimpinan Nyoman Giri Prasta sebagai Bupati Badung.

“Manfaat dari pembangunan ini sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa puncak karya Ngenteg Linggih di Pura Puseh Desa Adat Kuta dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026 mendatang.

Di tengah hiruk-pikuk kawasan wisata Kuta yang mendunia, rangkaian karya di Pura Puseh tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan adat, tradisi, dan spiritualitas tetap menjadi fondasi utama masyarakat Bali.(Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI