GMNI Denpasar Soroti Kelangkaan BBM di Bali Menjelang Hari Raya Galungan

IMG_20251117_174128
Kepala Bidang Agitasi Politik dan Propaganda DPC GMNI Denpasar, Arya Nata Wijaya. (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Bali dalam beberapa hari terakhir mendapat sorotan tajam dari DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar.

Kondisi ini dinilai semakin memprihatinkan karena terjadi menjelang perayaan Hari Raya Galungan, ketika kebutuhan mobilitas dan logistik masyarakat meningkat signifikan.

Kepala Bidang Agitasi Politik dan Propaganda DPC GMNI Denpasar, Arya Nata Wijaya, mengatakan bahwa kelangkaan BBM tidak hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga berdampak langsung pada persiapan upacara keagamaan.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Tekankan Percepatan Kinerja Usai Lantik Enam Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov

“Masyarakat membutuhkan BBM untuk mengangkut sarana upakara, mengunjungi keluarga, hingga membeli kebutuhan pokok. Kelangkaan ini sangat menghambat dan menimbulkan keresahan,” ujarnya, pada Senin (17/11/2025).

Menurut GMNI Denpasar, kelangkaan tersebut berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok serta perlengkapan upacara, mengingat biaya distribusi dan transportasi meningkat di tengah pasokan BBM yang terganggu. Situasi ini dianggap dapat membebani masyarakat Bali yang sedang bersiap merayakan hari suci.

Berita Terkait:  Bidkum Polda Bali Tegaskan Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali Sah Secara Hukum

Arya menegaskan bahwa peristiwa serupa bukan pertama kali terjadi di Bali.

“Kelangkaan BBM ini sudah berulang. Ini menunjukkan adanya kelemahan sistemik dalam manajemen distribusi dan pasokan energi di Bali. Tidak bisa lagi dianggap sebagai kejadian teknis biasa,”pungkas Arya.

GMNI Denpasar juga mendesak Pertamina Patra Niaga untuk segera menormalisasi pasokan BBM ke seluruh wilayah Bali dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi yang dinilai tidak responsif menghadapi situasi yang ada baik karena cuaca maupun lonjakan kebutuhan.

Berita Terkait:  Kuasa Hukum Nilai Kasus Made Daging Dipaksakan, Polda Bali Dinilai Keliru Terapkan Pasal

GMNI juga meminta adanya perbaikan jangka panjang agar persoalan ini tidak kembali terulang di masa depan.

“Kami berharap Pertamina Patra Niaga bergerak cepat. Masyarakat Bali membutuhkan kepastian, apalagi menjelang perayaan Galungan. Kejadian seperti ini tidak boleh berulang setiap tahun,” tegas Arya Nata Wijaya.

GMNI Denpasar berkomitmen untuk terus mengawal isu yang berdampak pada kepentingan rakyat, termasuk stabilitas pasokan energi di Bali. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI