Gubernur Koster Beri Insentif Nyoman dan Ketut Sejak di Kandungan dan Siapkan Pendidikan Gratis

IMG-20250702-WA0008_JR3syzDL5M
Foto: Gubernur Koster memberikan insentif kepada Nyoman dan Ketut saat menutup Bulan Bung Karno 2025 di Sanur, Selasa 1 Juli 2025. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Sungguh mulia hati Gubernur Bali Wayan Koster. Demi menjaga dan melestarikan nama suku Bali Nyoman dan Ketut, ia telah merancang program yang berpihak krama Bali. Pemprov Bali dibawah kepemimpinannya akan memberikan insentif kepada Nyoman dan Ketut mulai tahun 2026.

Insentif akan disalurkan kepada Nyoman dan Ketut sejak masih janin dalam kandungan seorang ibu. Tak sampai disitu saja, Koster juga telah memikirkan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa menjalani pendidikan gratis mulai PAUD, SD, SMP, SMA hingga kuliah melalui program satu keluarga satu sarjana.

Berita Terkait:  Bangli Launching Perlindungan Program Pekerja Rentan, Wabup Diar: Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Para Pekerja

Program insentif Nyoman dan Ketut akan bertalian dengan program satu keluarga satu sarjana yang bertujuan melahirkan SDM Bali unggul.

“Program insentif Nyoman dan Ketut akan mulai diberlakukan tahun 2026, mulai dari hamil untuk anak yang ketiga, hamil untuk anak yang keempat, itu akan mendapat perawatan khusus,” kata Gubernur Bali dua periode ini, saat menutup Bulan Bung Karno 2025 di Sanur, Selasa 1 Juli 2025.

Kemudian kata Koster, setelah bayinya lahir, bagi keluarga yang miskin akan diberikan bansos berupa bantuan beras, telur, susu agar gizi bayinya terpenuhi.

Berita Terkait:  Jadi Role Model "Zero Waste Festival", Denfest ke-18 Siap Digelar 20-23 Desember

“Begitu masuk sekolah PAUD, TK SD, SMP, SMA gratis kemudian masuk ke perguruan tinggi, bagi keluarga yang miskin akan ditanggung kosnya oleh pemerintah provinsi Bali dengan program satu keluarga satu sarjana. Semua ini demi masa depan generasi muda di masa akan datang,” tegas Koster.

Koster menyampaikan, inilah sejumlah program prioritas yang akan dijalankan selama kepemimpinan demi menata fondasi Bali yang baik pada masa yang mendatang. Ia berharap doa dan dukungan krama Bali agar semua berjalan lancar dan sukses.

Dalam setiap kesempatan, Gubernur Koster juga kerap memberikan apresiasi berupa dana tunai kepada generasi muda yang menyandang nama Bali Nyoman dan Ketut.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Berikan Dukungan Para Siswa SMPN 1 Yang Akan Berlomba Thailand

Seperti pada acara penutupan Bulan Bung Karno 2025, sebelum memulai sambutan penutupan, Koster meminta Nyoman dan ketut dalam aula maju ke atas panggung.

Koster langsung memberikan apresiasi dana sebesar Rp 500 ribu per orang. Bagi Koster generasi muda inilah yang melestarikan dan menjaga suku Bali. Ia juga berharap para generasi muda bisa terus menjalankan keluarga berencana Bali dengan empat orang anak agar keturunan Nyoman dan Ketut tak punah. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI