Gudang Serkel Dilalap Api, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Buleleng | barometerbali – Sebuah gudang serkel kayu di Banjar Dinas Batu Lumbang, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng terbakar pada Sabtu (2/7/2022) dini hari sekitar pukul 00.15 Wita.

Akibat peristiwa kebakaran yang menimpa serkel miliknya, korban Nengah Nu (58) mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut awalnya diketahui oleh korban sendiri. Korban Nengah Nu terbangun akibat lampu di kamar kelap kelip dan mendengar suara terbakar pada hari Sabtu (2/7/2022) sekitar pukul 00.15 Wita.

Berita Terkait:  Tak Tergoyahkan Isu Sampah dan Macet, Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

“Lalu korban keluar rumah dan melihat api sudah sampai atap bangunan serkel miliknya,” kata AKP Sumarjaya.

Lantas, kata dia, korban Nengah Nu berteriak minta tolong warga sekitar. “Dari penuturan korban, sebelumnya korban sempat menutup pintu sekitar pukul 22.15 Wita pada tanggal 1 Juli 2022 tidak menemukan adanya percikan api,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang serkel tersebut. Penghuni rumah sebanyak 6 orang dalam keadaan selamat.

Di sisi lain disebutkan pada Sabtu (2/7/2022) Pusdalops Dinas Kebakaran Kabupaten Buleleng menerima laporan pada pukul 00:20 Wita dari warga atas nama Nyoman Darmasila terkait adanya kebakaran sebuah gudang serkel kayu milik Nengah Enu yang beralamat di Banjar Dinas Batu Lumbang, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng. 

Berita Terkait:  Bedah Buku Putih, LBH GP Ansor Bali Sebut Kebijakan Kuota Haji Gus Yaqut Sesuai UU

Dua regu Pemdam dari Pos Induk dan Pos II Kubutambahan yang berjumlah 14 orang dengan 3 unit mobil tangki diterjunkan Dinas Pemdam Kebakaran Buleleng. Menurut informasi di lapangan kebakaran terjadi pukul 00.10 Wita dan saat dilaporkan api sudah membakar gudang serkel milik korban.

Si jago merah melalap habis gudang serkel kayu pada lahan seluas 4 are tersebut. Kobaran api terus membesar membuat proses pemadaman lebih dari 2 jam, api baru bisa dipadamkan selama 4 jam penanganan sekitar pukul 05:00 Wita dini hari.

Berita Terkait:  Sehari Dua Mayat Mengambang di Perairan Selat Bali, Diduga Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Alat dan bahan yang terbakar meliputi bahan kayu berjumlah 70 kubik dan peralatan mesin lainnya yang hanya menyisakan puing-puing.

Menurut laporan pemilik gudang serkel kerugian keseluruhan ditafsir mencapai Rp1 miliar. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan nihil korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

(BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI